Soal Data BPS Anggota DPR Masuk Desil 4, Gus Ipul sebut Kemensos dan BPS Sudah Lakukan Pemutakhiran

Ilmidza • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 18:40 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf

KALTIMPOST.ID, Polemik masuknya nama Anggota DPR RI Fraksi NasDem Eva Stevany Rataba ke dalam desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akhirnya rampung. Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) bergerak cepat melakukan pemutakhiran data dan menempatkan legislator asal Sulawesi Selatan tersebut ke desil 10.

​Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, pergeseran status sosial ekonomi tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga akurasi data penerima bantuan sosial (bansos).

​"Informasi ini kami telusuri, dimutakhirkan sekarang dia sudah tidak di desil 4 lagi. Setiap informasi kami jadikan sebagai bagian dari pemutakhiran data," ujar Gus Ipul saat konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

​Gus Ipul meyakinkan, meski sempat tercatat di desil 4, Eva dipastikan tidak pernah tersentuh alokasi bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Pasalnya, status Eva telah ditandai sebagai penyelenggara negara yang secara sistem otomatis dikecualikan dari daftar penerima bansos.

​"Nah untuk itu, ini tidak ada yang salah ya, karena memang bagian dari proses konsolidasi data dan kami punya komitmen untuk memperbaiki data ini," imbuh mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.

​Sementara itu, Eva Stevany Rataba juga menyampaikan klarifikasinya. Ia menegaskan tidak pernah mendaftarkan diri maupun menerima bansos PKH di wilayah Toraja Utara. Dirinya bahkan langsung mempertanyakan kejanggalan tersebut saat rapat kerja bersama BPS serta mendatangi Dinas Sosial setempat.

​"Perlu saya luruskan juga bahwa tercatat dalam desil 4 tidak serta-merta berarti seseorang pernah menerima PKH. Data desil merupakan pengelompokan kondisi sosial ekonomi, sedangkan penetapan penerima bantuan sosial melalui proses dan persyaratan tersendiri," tegas Eva.

Editor : Ilmidza
desil 1-10 data DTSEN bansos kemensos