KALTIMPOST.ID, Apple dikabarkan melakukan penyesuaian harga terhadap sejumlah model iPhone setelah memperkenalkan jajaran iPhone 18. Beberapa perangkat yang disebut mengalami kenaikan harga antara lain iPhone 17, iPhone 17e, iPhone Air, dan iPhone 16.
Mengutip laporan Gizmochina yang terbit Jumat (11/9), kenaikan harga tersebut terjadi di Amerika Serikat. Masing-masing model mengalami peningkatan sekitar 100 dolar AS atau setara kurang lebih Rp1,7 juta dibandingkan harga sebelumnya.
Dengan perubahan tersebut, iPhone 17 kini dibanderol mulai 899 dolar AS atau sekitar Rp15,8 juta. Sementara itu, harga awal iPhone 17e menjadi 699 dolar AS atau sekitar Rp12,3 juta. Untuk iPhone Air, harga termurahnya mencapai 1.099 dolar AS atau sekitar Rp19,3 juta. Adapun iPhone 16 dengan kapasitas penyimpanan 128GB dipasarkan mulai 799 dolar AS atau sekitar Rp17 juta.
Penyesuaian harga serupa juga dilaporkan terjadi di India. Di negara tersebut, iPhone 17 dijual dengan harga awal 99.900 rupee atau sekitar Rp18,4 juta. Kemudian, iPhone Air dibanderol mulai 149.900 rupee atau sekitar Rp27,6 juta, sedangkan iPhone 17e memiliki harga 79.900 rupee atau sekitar Rp14,7 juta. Untuk iPhone 16, harga awalnya tercatat sebesar 89.900 rupee atau sekitar Rp16,5 juta.
Kebijakan tersebut muncul setelah Apple memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone Duo. Pada saat yang sama, perusahaan juga menghentikan penjualan langsung untuk iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.
Biasanya, Apple menerapkan strategi berupa penurunan harga terhadap generasi iPhone terdahulu ketika perangkat generasi terbaru diluncurkan. Namun, kebijakan kali ini justru menunjukkan adanya perubahan pendekatan dalam menentukan harga produk.
Perubahan tersebut diperkirakan berkaitan dengan meningkatnya biaya sejumlah komponen yang digunakan dalam produksi perangkat pintar. Salah satu faktor yang disebut berpengaruh adalah keterbatasan pasokan cip memori.
Kondisi pasokan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan pusat data untuk pengembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI). Tingginya permintaan dari sektor tersebut turut memberikan tekanan terhadap ketersediaan komponen memori untuk perangkat elektronik.
Kenaikan harga bukan hanya terjadi pada lini iPhone. Sebelumnya, Apple juga telah melakukan penyesuaian harga terhadap beberapa produknya, termasuk Mac, iPad, dan HomePod.
Meski harga sejumlah perangkat mengalami peningkatan, konsumen masih memiliki peluang untuk mendapatkan produk Apple dengan biaya yang lebih terjangkau. Berbagai promo dari operator seluler serta program tukar tambah dapat menjadi alternatif bagi pelanggan yang ingin membeli perangkat Apple dengan harga lebih rendah.
Editor : Ilmidza