BMKG Ungkap Daftar Wilayah Hujan Lebat dan Angin Kencang 14 September 2026

Ilmidza • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 21:01 WIB
Ilustrasi prakiraan cuaca hujan 14 September.
Ilustrasi prakiraan cuaca hujan 14 September.

KALTIMPOST.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada Senin, 14 September 2026. Sejumlah daerah diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sementara wilayah lainnya berpotensi dilanda angin kencang.

Dalam pemantauan BMKG selama 10 hari terakhir, sejumlah titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi masih terdeteksi di beberapa wilayah. Konsentrasi hotspot terutama berada di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Papua Selatan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan musim kering yang masih berlangsung dan pengaruh El Nino yang tergolong kuat. Pada Dasarian III Agustus 2026, anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4 tercatat mencapai +2,74 derajat Celsius.

Meski sebagian wilayah masih mengalami kondisi kering, hujan lebat hingga sangat lebat tetap bisa muncul secara lokal.

Untuk periode 11–17 September 2026, BMKG memprakirakan peluang hujan di sejumlah wilayah Sumatera, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.

Daftar Wilayah pada 14 September 2026

Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan pada Minggu (13/9/2026), berikut daerah yang perlu mewaspadai hujan dan angin kencang pada Senin (14/9/2026).

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat:

Wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang:

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG meminta masyarakat tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama musim kemarau. Warga dianjurkan mencukupi kebutuhan air, menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari, serta menghemat penggunaan air.

Risiko kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan juga perlu diantisipasi. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Di sisi lain, musim kemarau tidak berarti seluruh wilayah akan terbebas dari cuaca buruk. Hujan ringan hingga sedang yang disertai petir dan angin kencang masih dapat terjadi secara tiba-tiba di sejumlah daerah.

Saat kondisi tersebut terjadi, masyarakat perlu mengantisipasi berbagai risiko, seperti pohon tumbang, baliho roboh, genangan air, hingga sambaran petir. Warga juga disarankan tidak berlindung di bawah pohon atau bangunan yang kondisinya tidak kokoh ketika hujan dan angin kencang berlangsung.

Informasi mengenai prakiraan cuaca dan peringatan dini dapat diperiksa melalui kanal resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial resmi @infobmkg.

Editor : Ilmidza
prakiraan cuaca