KALTIMPOST.ID, TOLITOLI – Nama Mohammad Yasin menjadi perhatian publik setelah penampilannya saat mengajar di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), ramai diperbincangkan di media sosial.
Guru honorer di SD Negeri 1 Ogotua tersebut kini tidak lagi menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Informasi pemberhentian itu telah dikonfirmasi Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Firmanza mengatakan, keputusan terkait tenaga guru honorer merupakan kewenangan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli.
Baca Juga: KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB di Bogor: Ada Bos Summarecon, Eks Bupati Kebumen hingga Dirjen
Menurut dia, pihak provinsi hanya menerima informasi bahwa Yasin telah diberhentikan dari tugasnya sebagai guru honorer.
Pemberhentian tersebut dituangkan dalam surat SD Negeri 1 Ogotua Nomor 045.2/048/SDN1.OGOTUA/DISDIKBUD/IX/2026 yang diterbitkan pada 12 September 2026.
Dalam surat itu, sekolah menyatakan keputusan diambil setelah dilakukan evaluasi internal. Pertimbangan yang dicantumkan berkaitan dengan norma dan etika yang berlaku di lingkungan sekolah.
Sekolah juga menyebut keputusan tersebut ditempuh dengan mempertimbangkan kenyamanan serta kepentingan bersama seluruh warga sekolah.
Namun, surat pemberhentian tidak menjelaskan secara rinci perilaku atau peristiwa tertentu yang menjadi dasar evaluasi internal tersebut.
Sebelumnya, Yasin menjadi sorotan setelah sejumlah rekaman dan foto dirinya ketika mengajar beredar luas di media sosial. Dalam unggahan yang viral, Yasin terlihat mengenakan riasan dan berpenampilan layaknya perempuan saat berada di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Negara Wajib Bayar Ganti Rugi Rp5 Juta
Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli. Pemerintah daerah melakukan langkah untuk menyikapi persoalan yang berkembang setelah penampilan guru tersebut menjadi perbincangan publik.
Hingga pemberhentian dilakukan, Yasin diketahui berstatus sebagai guru honorer di SD Negeri 1 Ogotua.
Editor : Uways Alqadrie