Tim DVI Identifikasi Korban KMP Virgo Transport 8, Butuh Sampel DNA Keluarga

Thomas Priyandoko • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 08:21 WIB
EVAKUASI: Jenazah korban KMP Virgo Transport 8 dievakuasi melalui jalur udara dan tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (15/9/2026) siang. (Foto: Sheilla/Radar Banjarmasin)
EVAKUASI: Jenazah korban KMP Virgo Transport 8 dievakuasi melalui jalur udara dan tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (15/9/2026) siang. (Foto: Sheilla/Radar Banjarmasin)

 

KALTIM POST- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kini harus berpacu dengan waktu dalam menguak identitas korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8. Hingga Selasa (15/9/2026), petugas forensik telah menuntaskan proses identifikasi terhadap enam jenazah korban tragedi kapal tersebut.

Sebanyak lima korban terbaru berhasil dikenali setelah tim forensik mencocokkan data post mortem dengan data ante mortem dari pihak keluarga. Sebagian besar korban teridentifikasi lewat pemeriksaan sidik jari, ciri-ciri medis, serta barang bawaan yang masih menempel di tubuh.

Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol dr Muchammad Sofwan membeberkan, tiga korban berasal dari Jawa Timur, yakni Nurul Rian Hidayat (33) asal Pamekasan, Deni Rizal Saputra (29) asal Kediri, dan Imam Suparno (66) warga Surabaya.

"Dua korban lainnya berasal dari Garut, Jawa Barat, yaitu Erick Maisul Latif usia 37 tahun dan Risyan Kurnia Putra usia 28 tahun," jelas Sofwan.

Sebelum lima jenazah tersebut terdata, tim medis kepolisian sudah lebih dulu mengenali jenazah Reyner Fausta Yosilianto (22). Pemuda asal Dusun Claket, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu telah dipulangkan dan dimakamkan pihak keluarga pada Selasa siang.

"Sehingga total jumlah jenazah yang sudah teridentifikasi sampai hari ini sejumlah enam jenazah," tutur Sofwan.

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol Wahyu Hidajati mengungkapkan, proses identifikasi tahap awal ini berjalan relatif mulus. Hal tersebut terbantu oleh kondisi fisik jenazah yang belum mengalami kerusakan parah saat dievakuasi petugas.

"Semua jenazah yang ditemukan bisa teridentifikasi dengan cepat karena kondisi jenazah relatif bagus," kata Wahyu.

Kendati mengalami pembengkakan, garis sidik jari para korban masih dapat dipindai secara optimal dan dicocokkan dengan basis data kependudukan. Keberadaan pakaian, dompet, serta kartu identitas yang masih melekat juga kian mempercepat verifikasi lapangan.

Namun, Wahyu mengingatkan bahwa situasi ini bakal berubah drastis seiring bertambahnya hari pencarian. Jenazah yang terombang-ambing lebih lama di perairan terbuka dipastikan mengalami pembusukan lanjut, sehingga sidik jari tak lagi bisa diandalkan.

Menghadapi risiko tersebut, pemeriksaan asam deoksiribonukleat (DNA) menjadi tumpuan utama petugas forensik. Oleh sebab itu, Tim DVI sangat mengharapkan peran proaktif keluarga untuk segera menyerahkan data dan sampel genetik pembanding.

"Ke depan, kami akan membutuhkan sampel DNA pembanding. Dan itu berarti kita harus bekerja sama dengan keluarga," tegas Wahyu.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pelaporan data keluarga korban tidak harus dilakukan di Kota Banjarmasin. Posko ante mortem sudah beroperasi di Mapolda Jawa Timur, Mapolda Jawa Barat, Mapolda Kalsel, hingga Biddokkes serta Rumah Sakit Bhayangkara di daerah masing-masing.

Hingga saat ini, data orang hilang akibat musibah tersebut terus mengalir masuk. Polda Kalsel telah mencatat 88 laporan kehilangan, disusul Polda Jatim sebanyak 43 laporan, dan Polda Jawa Tengah menghimpun dua laporan.

Di luar penerimaan laporan posko, petugas DVI juga menempuh langkah jemput bola dengan melacak identitas korban tanpa dokumen lewat data kependudukan nasional. Koordinasi dengan kepolisian daerah asal terus digencarkan untuk memastikan daftar manifes riil di lapangan.

"Dalam beberapa kasus, keluarga bahkan belum melaporkan kehilangan anggota keluarganya," ungkap Wahyu seraya menegaskan pentingnya validasi silang antara temuan jasad dan kepastian status penumpang KMP Virgo Transport 8.

Editor : Thomas Priyandoko
Sumber : Radar Banjarmasin
kmp virgo transport 8 korban tenggelam kmp virgo transport 8 km virgo tenggelam kapal tenggelam