Prakiraan BMKG 17 September: Hujan Lebat dan Angin Kencang Hantam Wilayah Ini

Ilmidza • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 18:18 WIB
Ilustrasi hujan. BMKG rilis prakiraan cuaca.
Ilustrasi hujan. BMKG rilis prakiraan cuaca.

KALTIMPOST.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkankan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang diperkirakan terjadi pada Kamis (17/9/2026).

​Data pemantauan BMKG menunjukkan bahwa hingga dekade pertama September 2026, mayoritas wilayah Indonesia sekitar 81 persen dari total Zona Musim (ZOM) telah mengalami musim kemarau. Wilayah bagian selatan Indonesia menjadi area yang paling terdampak, di mana tercatat ada 1.637 titik yang mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) ekstrem selama lebih dari dua bulan (60 hari). Kondisi kekeringan ini kian parah akibat fenomena El Niño kuat, yang ditandai dengan kenaikan suhu permukaan laut di kawasan Niño 3.4 sebesar +2,76 derajat Celsius.

​Dampak dari kondisi yang sangat kering ini memicu peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meluasnya sebaran kabut asap, serta kenaikan suhu udara secara drastis. Beberapa daerah seperti Aceh, Lampung, Banten, Kalimantan, hingga Sulawesi mencatat suhu maksimum melampaui 36 derajat Celsius. Di sisi lain, penguatan Monsun Australia juga memicu angin kencang di berbagai lokasi, yang mengakibatkan tumbangnya pohon, kerusakan fasilitas umum, serta gangguan pada sektor transportasi seperti yang dilaporkan terjadi di Cimahi (Jawa Barat), Situbondo, dan Mojokerto (Jawa Timur).

​Meski demikian, pembentukan awan hujan lokal yang signifikan masih terjadi di beberapa wilayah. Hal ini didorong oleh dinamika atmosfer, seperti aktifnya Gelombang Atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial, serta ditemukannya daerah pertemuan dan belokan angin.

Daftar Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem (17 September 2026)

1. Wilayah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat:

2. Wilayah Berpotensi Terjangi Angin Kencang:

Imbauan Kesiapsiagaan dari BMKG

​Menghadapi paparan cuaca terik dan cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk:

Editor : Ilmidza
prakiraan cuaca