Pencarian 129 Korban Kapal Virgo Transport 8 Masih Nihil, Polri Buka Posko Ante Mortem Nasional

Ari Arief • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 10:51 WIB
BELUM DITEMUKAN: Hingga kini, sebanyak 129 dari 243 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026), belum ditemukan.(Dok)
BELUM DITEMUKAN: Hingga kini, sebanyak 129 dari 243 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026), belum ditemukan.(Dok)

 

KALTIMPOST.ID,BANJARMASIN-Isak tangis dan untaian doa tiada henti membumbung di kawasan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Hari kelima pascatenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, ratusan keluarga korban masih setia bertahan, menggantungkan harapan pada keajaiban.

Hingga Kamis (17/9), sebanyak 129 penumpang dan awak kapal masih dinyatakan hilang sejak kapal dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9). Total 243 penumpang yang diangkut kapal tersebut, baru sebagian kecil yang berhasil dievakuasi.

Baca Juga: Semarak HUT Ke-71 Polantas di PPU, Pocil SDN 013 Penajam Sabet Juara 1

Evi, salah seorang kerabat korban, tak henti menatap ke arah dermaga. Ia menantikan kabar kepastian sepupunya, Aulia, warga Banjarmasin yang hingga kini belum diketahui nasibnya.

"Tidak ada yang mustahil di dunia ini selama Allah SWT berkehendak, kami terus berdoa," kata Evi penuh harap.

Baca Juga: Sering Makan Mi Instan? Waspadai 12 Bahaya Tersembunyi Ini bagi Tubuh

Di tengah ketidakpastian, Evi masih menyisipkan asa bahwa sepupunya sempat diselamatkan nelayan yang melintas. Namun, ia menyadari realitas di lapangan. Apapun ketetapannya, pihak keluarga mengaku telah membulatkan tekad dan siap menerima kondisi terburuk.

"Semoga dia bisa tenang di mana pun berada, kami keluarga ikhlas. Kalaupun meninggal, kami sangat berharap jasadnya ditemukan agar bisa dimakamkan dengan layak. Kami memohon petugas terus melakukan pencarian," ungkapnya.

Baca Juga: Sedih! Setelah 10 Hari Tanpa Hasil, Operasi SAR 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Ditutup

Pusdokkes Buka Posko Ante Mortem Nasional

Menanggapi kendala identifikasi, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri bergerak cepat dengan membuka posko penerimaan data ante mortem secara serentak di seluruh jajaran polda, polres, hingga Rumah Sakit Bhayangkara se-Indonesia.

Kabid Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati menjelaskan, langkah ini diambil mengingat manifest penumpang Kapal Virgo Transport 8 sangat beragam. Selain didominasi warga Kalimantan Selatan dan Jawa Timur, para korban juga berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Surakarta, Banten, Bali, NTT, Kalteng, hingga Sumatera Selatan.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat 18 September 2026: Kemarau Panjang Melanda, Saatnya Muhasabah Diri dan Ikhtiar

"Keluarga korban tidak perlu jauh-jauh datang ke Banjarmasin. Cukup mendatangi polres, polda, atau RS Bhayangkara terdekat. Petugas di daerah akan meneruskan data ante mortem tersebut ke Tim DVI di Banjarmasin," jelas Wahyu.

Langkah ini krusial mengingat kondisi fisik jenazah yang telah beberapa hari berada di dalam air dipastikan sulit dikenali secara visual. Data ante mortem—seperti rekam medis, sampel DNA keluarga, ciri fisik khusus, hingga pakaian terakhir yang dikenakan—menjadi kunci utama pencocokan.

Baca Juga: Heboh Sekolah Libur tapi MBG Tetap Dibagikan, Ternyata Ini Faktanya di 10 Kabupaten/Kota Kaltim

Hingga saat ini, Tim DVI Polda Kalsel bersama DVI Pusdokkes Polri baru berhasil mengidentifikasi enam korban meninggal dunia. Seluruh jenazah yang teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dipulangkan dan dimakamkan.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
kapal virgo hilang tenggelam