Sudaryono Perketat Aturan Baru MBG, Kepala Dapur Wajib Hadir saat Jam Masak MBG

Hernawati • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 14:17 WIB
Kepala BGN Sudaryono.
Kepala BGN Sudaryono.

KALTIMPOST.ID, Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menerapkan aturan baru pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aturan baru tersebut yakni kepala dapur yang wajib ada di lokasi saat jam masak menu MBG.

Aturan ini diterapkan untuk memperketat pengawasan pengolahan makanan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, kewajiban tersebut merupakan bagian dari perubahan cara kerja BGN dalam mengelola dapur MBG.

“Jadi yang kita lakukan di BGN sekarang ini adalah mengimplementasikan cara-cara yang berbeda. Yang tadinya kepala dapur itu tidak ada kewajiban ada di dapur di jam masak, sekarang kita wajibkan,” ucap Sudaryono.

Kata Sudaryono, masih ada satu-dua kepala dapur yang belum tertib menjalankan aturan tersebut. Untuk itu, BGN akan menindak pengelola yang tidak mematuhi ketentuan.

“Sudah kita wajibkan, masih juga ada satu dua yang barangkali masih belum tertib, ya kami tertibkan,” ujarnya.

Sudaryono menegaskan, MBG bukan sekadar menyediakan makanan dalam jumlah besar. Makanan yang dibagikan kepada penerima harus aman dan diolah sesuai prosedur.

“Saya kira, MBG ini tidak hanya sekadar misalnya menyediakan makan dalam satu ompreng, tapi makanan itu harus aman,” katanya.

Jaga Keamanan Makanan

Dia menyebut keamanan makanan harus dijaga sejak proses memasak hingga bahan baku yang digunakan.

“Supaya aman bagaimana? SOP-nya harus dijalankan, masaknya harus benar, matangnya harus benar, sesuai kaidah-kaidah dengan benar, bahan bakunya harus sesuai, dan lain sebagainya,” kata Sudaryono.

Menurutnya, pengelolaan dapur MBG memiliki tantangan besar karena makanan disiapkan untuk ribuan orang setiap hari.

“Memang kelihatannya simpel, simpel kalau masak kita untuk diri kita sendiri. Ini masak untuk sekian ribu orang setiap hari,” tegasnya.

Meski demikian, Sudaryono meyakini para pekerja dapur MBG pasti jenuh menjalani pola yang berulang itu.

Dia menyebut itu adalah tantangan tersendiri bagi BGN. Meski begitu, yang pasti, Sudaryono menyatakan orang-orang tidak berkompeten akan dicopot dari dapur MBG.

"Orang-orang, kepala dapur, orang yang bekerja di dapur yang tidak kompeten sudah kita keluarkan. Dan ini terus akan kita lakukan bahkan hampir setengah lebih ya atau setengah dari seluruh dapur itu kemudian kami periksa," imbuhnya.

Editor : Hernawati
kepala dapur SUDARYONO BGN Mbg