KALTIMPOST.ID, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Sirajudin Lasena diamankan dalam OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (21/9/2026).
Empat kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diketahui dipasangi stiker bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK".
Kantor tersebut meliputi Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Stiker itu mencantumkan tanggal 21 September 2026. Namun, belum diketahui secara pasti perkara yang menjadi dasar pemasangan stiker tersebut.
Sirajudin Lasena ditangkap bersama sejumlah pihak dalam penindakan yang berlangsung di beberapa wilayah.
Baca Juga: Profil, Agama, dan Istri Moreno Soeprapto: VC Melet saat RDP, ternyata Adik Pebalap Ananda Mikola
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, 14 orang diciduk. Lima orang ditangkap di Jakarta, salah satunya Sirajudin. Sisanya diamankan di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Dalam operasi itu, penyidik juga mengamankan uang tunai dalam bentuk rupiah dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
"Dalam peristiwa tangkap tangan ini, tim mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai dalam bentuk rupiah dengan total senilai ratusan juta rupiah," jelas Budi.
Profil Sirajudin Lasena
Sirajudin Lasena lahir di Boroko pada 8 Januari 1975. Ia merupakan laki-laki yang berdomisili di Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.
Jika dihitung berdasarkan tahun kelahirannya, umur Sirajudin Lasena pada 2026 mencapai 51 tahun.
Untuk kehidupan pribadinya, Sirajudin beragama Islam. Agama Sirajudin Lasena tersebut juga tercatat dalam biodata dirinya.
Sirajudin menikah dengan Ening Sutrisni Adam, S.ST. Dari pernikahan tersebut, keduanya memiliki tiga orang anak. Ening kemudian dilantik sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pada Maret 2025.
Biodata Sirajudin Lasena
- Nama: Sirajudin Lasena
- Tempat, tanggal lahir: Boroko, 8 Januari 1975
- Umur: 51 tahun
- Domisili: Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara
- Agama: Islam
- Istri: Ening Sutrisni Adam, S.ST
- Anak: 3 orang
- Pendidikan terakhir: Doktor, Universitas Negeri Gorontalo
Baca Juga: Debut UFC Langsung Menang KO! Ini Profil dan Agama Bilal Hasan, Usia 4 Tahun Sudah Taekwondo
Pendidikan Sirajudin Lasena
Perjalanan pendidikan Sirajudin dimulai dari SD Negeri 4 Boroko. Ia tercatat menempuh pendidikan dasar tersebut pada 1982 hingga 1988.
Pendidikan berikutnya dilanjutkan di SMP Negeri 1 Boroko pada 1989 hingga 1991. Setelah itu, Sirajudin bersekolah di SMEA Negeri Palu pada 1993 hingga 1995.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996 hingga 2002 dan memperoleh gelar SE.
Tidak berhenti di jenjang sarjana, Sirajudin melanjutkan pendidikan magister di Universitas Gadjah Mada pada 2011 hingga 2013. Dari pendidikan tersebut, ia meraih gelar M.Ec.Dev.
Pendidikan akademiknya kembali berlanjut. Pada 2021 hingga 2024, Sirajudin menempuh pendidikan doktoral di Universitas Negeri Gorontalo dan memperoleh gelar Dr.
Jejak Organisasi Sejak Mahasiswa
Pengalaman organisasi Sirajudin sudah terbentuk ketika masih berada di bangku kuliah. Pada 1998 hingga 1999, ia dipercaya menjadi Ketua Bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu.
Setahun berikutnya, Sirajudin menjabat Ketua Umum BPM STIE Panca Bhakti Palu pada periode 1999 hingga 2000.
Ia juga aktif di HMI Komisariat STIE Panca Bhakti Palu. Sirajudin tercatat menjadi pengurus organisasi tersebut sejak 1998 hingga 2002.
Pengalaman di organisasi kepemudaan kemudian membawanya ke lingkup yang lebih luas. Ia pernah menjabat Ketua DPD KNPI Bolaang Mongondow Utara pada 2007 hingga 2008.
Baca Juga: Siapa Jenderal Muhammad Herindra? Dari Kepala BIN Masuk ke Dunia Game, Pimpinan PB ESI 2026–2030
Sirajudin selanjutnya menjadi bagian dari Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI Bolaang Mongondow Utara pada 2014 hingga 2018. Ia juga tercatat sebagai Presidium Majelis Daerah KAHMI Bolaang Mongondow Utara pada 2016 hingga 2025.
Di luar aktivitas organisasi tersebut, Sirajudin juga memiliki pengalaman dalam bidang kemasyarakatan, keagamaan, dan olahraga.
Pernah Menerima Satyalancana Karya Satya
Perjalanan pengabdian Sirajudin juga tercatat melalui penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2022.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Negara Republik Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya. (*)
Editor : AlmasrifahSumber : Beragam Sumber