Bursa Kerja Dedi Mulyadi di Depok Buka 1.056 Lowongan, Ada 40 Jenis Jabatan

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 08:09 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

KALTIMPOST.ID, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali membuka akses informasi pekerjaan melalui bursa kerja secara daring. Kali ini, layanan tersebut menyasar para pencari kerja di Kota Depok.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dijadwalkan menyampaikan informasi lowongan pekerjaan melalui siaran langsung di akun TikTok pribadinya, Rabu (23/9/2026).

Sebanyak 16 perusahaan ikut ambil bagian dalam bursa kerja tersebut. Dari perusahaan yang berpartisipasi, tersedia 40 jenis posisi dengan total 1.056 lowongan pekerjaan.

Baca Juga: 8 Ciri Penipuan WhatsApp yang Wajib Diwaspadai, Begini Cara Melaporkan Nomor Penipu

Layanan ini menjadi kelanjutan program bursa kerja online yang sebelumnya digelar Pemprov Jawa Barat di Kabupaten Bekasi.

Pada pelaksanaan di Bekasi pekan sebelumnya, sebanyak 15 perusahaan menyampaikan 299 lowongan pekerjaan. Pemprov Jabar kemudian menjadwalkan pelaksanaan serupa secara bergiliran di daerah lain. 

Dedi mengatakan, jumlah lowongan yang tersedia di Depok kali ini lebih banyak dibandingkan pelaksanaan sebelumnya di Bekasi.

Menurut dia, kondisi tersebut cukup menarik jika dibandingkan dengan jumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi. Wilayah tersebut diketahui memiliki ribuan perusahaan, tetapi tidak semuanya menyampaikan kebutuhan tenaga kerja secara terbuka dalam bursa kerja sebelumnya.

Karena itu, Dedi memastikan layanan serupa untuk Kabupaten Bekasi akan kembali digelar bersama pemerintah daerah setempat.

Informasi lowongan disiarkan langsung

Konsep bursa kerja online tersebut dibuat agar pencari kerja bisa memperoleh informasi tanpa harus datang ke lokasi bursa kerja.

Baca Juga: Detik-Detik Banjir Bandang Terjang Solok, Gelodo Seret Lumpur dan Batu Sapu Kompleks Perkantoran

Melalui siaran langsung, informasi mengenai perusahaan, posisi yang tersedia, jumlah kebutuhan tenaga kerja hingga kualifikasi calon pelamar disampaikan kepada masyarakat.

Program ini memang dirancang berlangsung rutin setiap Rabu dengan lokasi yang berpindah-pindah di wilayah Jawa Barat. 

Selain melalui siaran TikTok, informasi lowongan juga dapat diakses melalui portal Nyari Gawe milik Pemprov Jawa Barat. Platform tersebut digunakan untuk melihat detail pekerjaan sekaligus mengakses proses pendaftaran secara daring.

Dedi berharap masyarakat, khususnya pencari kerja di Depok, memanfaatkan informasi yang tersedia dalam bursa kerja tersebut.

Pemprov Jawa Barat menyatakan layanan ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesempatan kerja.

Program berlanjut ke daerah lain

Bursa kerja melalui media sosial tersebut sebelumnya dimulai dari Kabupaten Bekasi pada 16 September 2026.

Baca Juga: Waspada SIM Palsu! 500 beredar di Riau, Tarif hingga Rp1,7 Juta Korlantas Ungkap Modus Pelaku

Pada pelaksanaan perdana, 15 perusahaan menawarkan 299 lowongan. Siaran tersebut juga mendapat perhatian besar dari pengguna TikTok. 

Setelah Depok, pola serupa direncanakan terus berjalan dengan menyasar kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.

Dengan model tersebut, pemerintah daerah tidak hanya menyediakan informasi lowongan, tetapi juga mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja melalui kanal digital.

Editor : Uways Alqadrie
bursa kerja di Depok bursa kerja online Depok KDM pemprov jawa barat kang dedi mulyadi