KALTIMPOST.ID, Presiden Iran Masoud Pezeshkian tiba di New York, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2026), untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81.
Kedatangannya berlangsung ketika hubungan Washington dan Teheran berada dalam ketegangan tinggi akibat perang yang masih berlangsung.
Pezeshkian datang sebagai pemimpin delegasi Iran dan dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan Majelis Umum PBB pada Rabu (23/9).
Sebelum bertolak, ia mengatakan forum tersebut akan digunakan untuk menyampaikan posisi Iran kepada komunitas internasional.
Setibanya di New York, rombongan Pezeshkian disambut pejabat diplomatik Iran, termasuk duta besar dan wakil perwakilan tetap Iran untuk PBB.
Selama berada di kota tersebut, Pezeshkian juga diperkirakan bertemu sejumlah kepala negara serta tokoh politik dan budaya yang menghadiri rangkaian agenda tingkat tinggi PBB.
Kehadiran Presiden Iran di Amerika Serikat terjadi setelah Washington memberikan izin kepada sejumlah pejabat utama Teheran untuk memasuki New York.
Selain Pezeshkian, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi termasuk dalam delegasi yang memperoleh visa.
Amerika Serikat menyatakan keputusan tersebut berkaitan dengan kewajibannya sebagai negara tuan rumah PBB, tetapi jumlah rombongan Iran dibatasi dan sebagian staf, termasuk tim komunikasi Pezeshkian, tidak mendapat izin masuk.
Di tengah kedatangan Pezeshkian, jalur komunikasi Washington dan Teheran juga bergerak di sela-sela sidang PBB.
Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dilaporkan bertemu dengan pejabat Iran melalui perantara.
Presiden Donald Trump kemudian mengatakan pertemuan tersebut berlangsung sekitar tiga jam dan berjalan baik.
“Mereka mengadakan pertemuan yang sangat baik, pertemuan yang sangat produktif,” kata Trump.
Perkembangan itu menempatkan agenda Pezeshkian di New York bukan hanya sebagai kunjungan untuk menghadiri sidang tahunan PBB.
Pidatonya menjadi kesempatan bagi Teheran menyampaikan sikap resmi mengenai perang dan hubungan dengan Washington, sementara perundingan tidak langsung antara kedua negara berlangsung bersamaan di sekitar forum internasional tersebut. (*)
Editor : Almasrifah