KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak angkat bicara mengenai| isu perundungan yang disebut terjadi di lingkungan sekolah Insan Cendekia Madani (ICM).
Isu tersebut ramai diperbincangkan setelah sebuah unggahan di media sosial Threads menyebut adanya siswa yang menjadi korban bullying. Dalam unggahan itu, salah seorang siswa disebut sebagai anak pejabat dengan inisial DAS.
Pengunggah mengaku sebagai orang tua dari siswa yang disebut menjadi korban. Namun, identitas anak yang diklaim sebagai korban tidak disampaikan kepada publik.
Baca Juga: Pemuda 19 Tahun Tewas Tertembak di Tallo Makassar, Kapolsek dan Anggotanya Diperiksa Propam Polda
Nama Dahnil kemudian ikut terseret karena inisial DAS dalam unggahan tersebut dikaitkan dengan dirinya. Dahnil membantah kabar yang menyebut anaknya terlibat dalam perundungan tersebut.
Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026), Dahnil meminta informasi mengenai kejadian tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak sekolah.
"Tanya ke ICM, tanya ke sekolahnya. Kan sekarang hoaks banyak sekali," ujar Dahnil.
Dia tidak memberikan penjelasan panjang mengenai isu tersebut. Dahnil menyerahkan klarifikasi mengenai dugaan perundungan kepada pihak ICM sebagai institusi pendidikan yang disebut dalam informasi yang beredar.
Sementara itu, unggahan di media sosial yang menjadi sumber munculnya isu tersebut masih menjadi perhatian publik. Identitas siswa yang disebut sebagai korban juga tetap dirahasiakan.
Baca Juga: Oknum Polisi di Gianyar Diduga Jual Senpi Makarov Rp30 Juta ke Pelatih MMA, Propam Turun Tangan
Karena informasi yang beredar menyangkut anak dan dugaan perundungan di lingkungan sekolah, kepastian mengenai kronologi serta pihak-pihak yang terlibat masih menunggu penjelasan resmi dari sekolah.
Editor : Uways Alqadrie