BALIKPAPAN – Serikat Perusahaan Pers (SPS) memilih Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai lokasi peringatan HUT ke-80 pada 4–7 November 2026. Mengusung tema “Pers Maju Bersama Bangsa Menuju Ibu Kota Nusantara”, kegiatan tersebut mempertemukan pelaku industri pers, pemerintah, sektor energi, dan pemangku kepentingan pembangunan IKN.
Sekitar 400 peserta ditargetkan hadir. Mereka terdiri atas pengurus SPS pusat dan provinsi, pimpinan perusahaan pers, pemimpin redaksi, Dewan Pers, pemerintah pusat dan daerah, Otorita IKN, BUMN, perusahaan energi, akademisi, serta finalis dan penerima SPS Awards 2026.
Ketua Umum SPS Januar P. Ruswita mengatakan, peringatan HUT ke-80 SPS tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang membahas masa depan industri pers.
“Delapan puluh tahun SPS adalah perjalanan tentang daya tahan, perubahan, dan kemampuan pers untuk terus tumbuh bersama bangsa,” ujarnya.
Baca Juga: SPS: Media Massa Wajib Rombak Model Bisnis Hadapi Disrupsi AI
Menurut Januar, perkembangan IKN menjadi momentum bagi pers untuk memperkuat profesionalisme, beradaptasi dengan teknologi, meningkatkan ketahanan bisnis, serta menjaga independensi dan kepentingan publik.
Rangkaian kegiatan diawali Welcome Dinner di Balikpapan, Rabu (4/11). Selanjutnya, pada Kamis (5/11), SPS menggelar Dialog Media bertema “Dinamika Pers, Energi, dan IKN”.
Forum tersebut menghadirkan sejumlah tokoh dari sektor energi, pemerintah, pers, dan media Malaysia. Pembahasan mencakup ketahanan energi, dukungan sektor energi terhadap pembangunan IKN, komunikasi publik, independensi pers, serta keberlanjutan bisnis media di tengah disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial.
Ketua SPS Kaltim Ajid Kurniawan mengatakan, isu tersebut relevan dengan posisi Kaltim sebagai lokasi pembangunan IKN sekaligus salah satu wilayah penting sektor energi nasional.
“Pertemuan isu pers, energi, dan pembangunan IKN layak dibicarakan bersama, terutama soal bagaimana perusahaan pers menjalankan fungsi jurnalistiknya sambil membangun ekosistem bisnis yang sehat,” kata Ajid.
Setelah dialog, agenda dilanjutkan dengan Rakernas SPS 2026 yang membahas konsolidasi organisasi menuju Kongres SPS 2027, termasuk masukan dari SPS provinsi dan rekomendasi rakernas.
Puncak kegiatan berlangsung di IKN pada Jumat (6/11) melalui Gala Dinner dan SPS Awards 2026. Penghargaan tersebut mencakup Indonesia Print Media Awards, Indonesia Digital Media Awards, Indonesia Young Readers Awards, Indonesia Inhouse Magazine Awards, hingga Special Award SPS.
Rangkaian ditutup dengan Official Visit IKN pada Sabtu (7/11). Sekitar 100 pimpinan perusahaan pers dari berbagai daerah dijadwalkan meninjau perkembangan pembangunan IKN.
“Kami ingin para pimpinan perusahaan pers memahami konsep, perkembangan, tantangan, dan visi pembangunan IKN secara langsung. Itu akan menjadi referensi penting dalam menyampaikan informasi tentang IKN kepada masyarakat,” tutur Ajid. (kpg/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan