KALTIMPOST.ID, Pemerintah menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja pada kuartal IV 2026, yakni periode Oktober hingga Desember. Bantuan ini direncanakan sebesar Rp300.000 per bulan atau total Rp900.000 bagi pekerja yang memenuhi persyaratan.
Informasi mengenai daftar penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan dan cara mengecek status bantuan pun mulai banyak dicari masyarakat.
Pekerja tidak perlu mendaftar secara mandiri berdasarkan mekanisme penyaluran sebelumnya. BPJS Ketenagakerjaan akan menyediakan data peserta untuk diverifikasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Program BSU bertujuan membantu pekerja berpenghasilan rendah mempertahankan daya beli. Pemerintah disebut menargetkan sekitar 13,3 juta pekerja dengan anggaran hampir Rp12 triliun.
Namun, hingga awal Oktober 2026, jadwal pasti pencairan dan aturan teknis BSU terbaru belum diumumkan. Karena itu, informasi persyaratan dan cara pengecekan berikut mengacu pada mekanisme program 2025 dan dapat berubah setelah aturan resmi diterbitkan.
Berapa Besaran BSU 2026?
BSU 2026 direncanakan sebesar Rp300.000 per bulan selama Oktober, November, dan Desember, sehingga total bantuan mencapai Rp900.000 per pekerja.
Nominal tersebut lebih besar dibandingkan BSU 2025 yang sebesar Rp600.000 untuk dua bulan.
Meski demikian, mekanisme pembayaran, termasuk apakah dana dicairkan sekaligus atau bertahap, masih menunggu ketentuan resmi pemerintah.
Syarat Penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan
Kriteria penerima BSU 2026 belum ditetapkan secara resmi. Sebagai referensi, berikut persyaratan yang berlaku pada program 2025 berdasarkan Permenaker Nomor 5 Tahun 2025:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK sesuai KTP.
- Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori Penerima Upah (PU).
- Memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan atau mengikuti batas upah minimum daerah yang berlaku.
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, atau anggota Polri.
- Memenuhi ketentuan terkait penerimaan bantuan sosial lainnya.
Ketentuan tersebut belum tentu sama dengan persyaratan BSU 2026. Masyarakat perlu menunggu pengumuman resmi Kemnaker untuk memastikan kriteria terbaru.
Apakah Harus Daftar BSU Secara Mandiri?
Pekerja tidak perlu melakukan pendaftaran sendiri berdasarkan mekanisme program sebelumnya. Proses penentuan penerima dilakukan melalui tahapan berikut:
- BPJS Ketenagakerjaan mengumpulkan data peserta yang berpotensi memenuhi persyaratan.
- Kemnaker melakukan verifikasi dan menetapkan penerima.
- Pekerja yang lolos akan memperoleh informasi mengenai status bantuan dan pencairannya melalui kanal yang ditentukan.
Pekerja cukup memastikan status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan aktif dan data pribadi sesuai dengan identitas resmi.
Waspadai situs yang meminta biaya pendaftaran, kode OTP, PIN, atau kata sandi dengan alasan mempercepat pencairan BSU.
Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026
Mekanisme pengecekan resmi BSU 2026 belum diumumkan. Namun, pekerja dapat menjadikan prosedur program sebelumnya sebagai panduan.
- Buka situs https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
- Cari menu pengecekan status penerima atau calon penerima BSU.
- Masukkan data yang diminta, seperti NIK, nama lengkap, tanggal lahir, dan informasi kontak.
- Kirim data dan periksa hasil yang ditampilkan sistem.
Pastikan situs tersebut merupakan kanal resmi dan informasi yang tersedia memang berlaku untuk program 2026.
Cara Cek BSU Lewat Situs Kemnaker
Pengecekan juga pernah tersedia melalui situs Kemnaker dengan langkah berikut:
- Kunjungi https://bsu.kemnaker.go.id/.
- Cari bagian pengecekan NIK penerima BSU.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Isi kode CAPTCHA.
- Klik tombol pengecekan status dan baca hasilnya.
Perlu diketahui, situs tersebut sebelumnya digunakan untuk program BSU 2025. Ketersediaan layanan untuk periode 2026 masih perlu dikonfirmasi.
Selain melalui situs, pekerja dapat memeriksa status kepesertaan menggunakan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) atau meminta bantuan HRD perusahaan untuk memastikan data BPJS Ketenagakerjaan telah tercatat dengan benar.
Cara Memastikan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif
Agar data siap digunakan dalam proses verifikasi, pekerja dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Periksa status kepesertaan melalui aplikasi JMO.
- Pastikan NIK dan nama sesuai dengan KTP.
- Tanyakan kepada HRD mengenai pelaporan upah dan pembayaran iuran.
- Hubungi BPJS Ketenagakerjaan jika ditemukan kesalahan data.
Status kepesertaan aktif tidak otomatis menjamin seseorang menerima BSU karena penetapan penerima tetap bergantung pada seluruh persyaratan yang berlaku.
Kapan BSU 2026 Cair?
BSU direncanakan masuk dalam program bantuan pemerintah pada kuartal IV 2026, yaitu Oktober hingga Desember. Namun, tanggal pasti pencairan nasional belum diumumkan hingga awal Oktober 2026.
Penyaluran masih menunggu kepastian regulasi, verifikasi data penerima, dan penetapan mekanisme pembayaran. Masyarakat disarankan memantau informasi melalui kanal resmi Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan.
Waspada Penipuan Berkedok BSU
Pekerja perlu berhati-hati terhadap pesan yang mengatasnamakan program BSU, terutama jika berisi:
- Tautan pendaftaran dari sumber tidak jelas.
- Permintaan biaya administrasi.
- Permintaan kode OTP, PIN, atau kata sandi.
- Situs tiruan yang menyerupai laman pemerintah.
Jangan memasukkan data pribadi pada situs yang belum terverifikasi. Pastikan informasi bantuan berasal dari kanal resmi pemerintah.
FAQ BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026
Berapa nominal BSU 2026?
Bantuan direncanakan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, dengan total Rp900.000. Ketentuan final masih menunggu pengumuman resmi.
Bagaimana cara cek penerima BSU 2026?
Pekerja dapat memantau situs resmi BPJS Ketenagakerjaan dan Kemnaker. Mekanisme pengecekan terbaru masih menunggu konfirmasi pemerintah.
Apakah pekerja harus mendaftar sendiri?
Tidak berdasarkan mekanisme sebelumnya. Data calon penerima dihimpun dari BPJS Ketenagakerjaan dan diverifikasi oleh Kemnaker.
Siapa yang berhak menerima BSU?
Mengacu pada program 2025, penerima merupakan pekerja WNI yang memenuhi persyaratan kepesertaan, batas penghasilan, dan ketentuan lainnya. Kriteria 2026 belum diumumkan secara resmi.
Kapan BSU 2026 cair?
Pemerintah merencanakan penyaluran pada kuartal IV 2026, tetapi tanggal pencairan pastinya belum ditetapkan secara resmi.
Pekerja sebaiknya memastikan data BPJS Ketenagakerjaan tetap valid dan mengikuti pengumuman pemerintah agar memperoleh informasi terbaru mengenai persyaratan, status penerima, dan jadwal pencairan BSU 2026.
Editor : Ilmidza