Arab Saudi Obral Diskon Minyak, Bahlil Buka Sinyal RI Bakal Impor

Ilmidza • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 18:47 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

KALTIMPOST.ID, ​Pemerintah Indonesia membuka peluang untuk memanfaatkan kebijakan penurunan harga minyak mentah yang ditawarkan oleh Arab Saudi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah siap mempertimbangkan opsi tersebut demi memenuhi kebutuhan impor nasional dengan tetap memperhatikan aspek efisiensi dan regulasi.

​Menurut Bahlil, prinsip utama pemerintah adalah mencari pasokan energi dari mana saja yang paling menguntungkan bagi negara serta tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

​Pemangkasan Harga Ekspor Minyak Arab Saudi ke Asia

​Langkah strategis ini diambil setelah raksasa minyak Timur Tengah tersebut secara mengejutkan memangkas harga jual resmi atau Official Selling Price (OSP) untuk kawasan Asia pada periode November 2026. Kebijakan ini tertuang dalam dokumen harga yang dirilis awal Oktober.

​Strategi Saudi Aramco & Kebijakan OPEC+

​Selain memangkas harga dasar, Aramco dikabarkan mempertimbangkan opsi diskon tambahan bagi pasokan minyak yang diangkut dari Oman. Langkah ini bertujuan mengompensasi lonjakan biaya pengangkutan bagi para pembeli sekaligus mengamankan pangsa pasar di tengah gangguan ekspor akibat konflik regional.

​Sementara itu, dalam pertemuan awal Oktober, kelompok OPEC+ sepakat untuk tetap mempertahankan target produksi minyak tetap stabil sepanjang November, dengan proyeksi penyesuaian produksi baru akan dilakukan pada tahun depan.

Editor : Ilmidza
menteri esdm bahlil