KALTIMPOST.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktorat Meteorologi Publik menerbitkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk periode 13 hingga 14 Oktober 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia diproyeksikan mengalami cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat serta angin kencang.
Salah satu sorotan utama dalam imbauan ini adalah dinamika status potensi cuaca di Sumatera Utara, yang mengalami penurunan level dari Siaga pada 13 Oktober menjadi Waspada pada 14 Oktober.
Rincian Potensi Cuaca per Hari:
- Selasa, 13 Oktober 2026
- Status Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat): Sumatera Utara.
- Status Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Banten, Jawa Barat, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
- Status Awas (Hujan Ekstrem): Nihil.
- Peringatan Angin Kencang (6 Wilayah): Bali, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, dan Sulawesi Selatan.
- Rabu, 14 Oktober 2026
- Status Siaga: Nihil.
- Status Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
- Status Awas (Hujan Ekstrem): Nihil.
- Peringatan Angin Kencang (2 Wilayah): Jawa Barat dan Papua Pegunungan.
Perubahan Wilayah Dampak:
BMKG mencatat adanya pergeseran sebaran cuaca ekstrem antara kedua hari tersebut:
- Penambahan Wilayah Waspada Hujan (14 Oktober): Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua, dan Papua Selatan baru mulai masuk dalam daftar Waspada pada hari Rabu.
- Penurunan Peringatan Angin Kencang: Jumlah daerah yang berpotensi diterpa angin kencang berkurang signifikan dari enam provinsi pada 13 Oktober menjadi hanya dua provinsi pada 14 Oktober.
Panduan Level Tingkat Bahaya BMKG:
BMKG membagi klasifikasi peringatan dini menjadi tiga tingkatan berdasarkan potensi dampak bencana hidrometeorologi yang ditimbulkan:
- Waspada: Memicu genangan air, luapan sungai, dan tanah longsor yang mengganggu aktivitas harian warga.
- Siaga: Menyebabkan banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak nyata pada fasilitas umum, infrastruktur, serta aktivitas masyarakat.
- Awas: Bencana hidrometeorologi skala besar yang berpotensi melumpuhkan layanan publik, merusak fasilitas penting, dan mengancam jiwa.
Masyarakat di kawasan berstatus Waspada maupun Siaga diimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama bahaya banjir dan tanah longsor di sekitar lingkungannya.
Pantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui laman resmi www.bmkg.go.id atau akun media sosial resmi @InfoBMKG.
Editor : Ilmidza