​Peringatan Dini BMKG, Daftar Wilayah Berpotensi Kekeringan Oktober 2026

Ilmidza • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:29 WIB
Ilustrasi kekeringan pada musim kemarau. (Foto : Pinterest)
Ilustrasi kekeringan pada musim kemarau. (Foto : Pinterest)

KALTIMPOST.ID, BMKG merilis peringatan dini terkait potensi kekeringan meteorologis di sejumlah daerah di Indonesia pada Dasarian II Oktober (11–20 Oktober 2026). Peringatan ini didasari oleh analisis iklim yang menunjukkan bahwa sekitar 76 persen wilayah Indonesia masih berada dalam cengkeraman musim kemarau.

​Kondisi tersebut dipicu oleh intensitas fenomena El Nino yang tergolong sangat kuat, ditunjukkan melalui Anomali SST di region Nino3.4 sebesar +3.44 serta indeks IOD sebesar +0,457 pada Dasarian III September 2026. Sejauh ini, baru sekitar 5,7 persen wilayah atau 40 Zona Musim (ZOM) yang mulai memasuki musim hujan.

​Peta Wilayah Berpotensi Kekeringan

​BMKG membagi status ancaman kekeringan ke dalam tiga tingkatan:

​1. Kategori Waspada

​2. Kategori Siaga

​3. Kategori Awas (Tingkat Tertinggi)

​Prediksi Curah Hujan Pertengahan Oktober 2026

​Pada Dasarian II Oktober 2026, gambaran sebaran curah hujan di wilayah Indonesia diperkirakan sebagai berikut:

​Dominasi curah hujan rendah ini menegaskan bahwa ancaman defisit air dan kekeringan meteorologis masih terbilang tinggi. Meski demikian, potensi hujan lokal dengan intensitas signifikan tetap ada di beberapa daerah akibat dinamika atmosfer yang aktif.

Editor : Ilmidza
wilayah kekeringan kekeringan