KALTIMPOST.ID, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026).
Dalam penindakan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo disebut turut diamankan setelah tim KPK mendatangi rumah dinasnya pada pagi hari.
Dilansir dari rmoljawatengah.id, rombongan tim KPK dilaporkan mendatangi rumah dinas bupati sekitar pukul 07.00 WIB.
Baca Juga: Kekayaan dan Agama Suharyanto: Kepala BNPB yang Adiknya Jadi Tersangka Korupsi Dana Kebencanaan
Setelah melakukan pemeriksaan awal, Hamenang bersama petugas disebut meninggalkan lokasi pada pukul 08.15 WIB untuk menuju Markas Polresta Klaten.
Rombongan kemudian tiba sekitar pukul 08.25 WIB dan pemeriksaan dilaporkan berlangsung di Aula Satya Haprabu Mapolresta Klaten.
Menurut inews.id, selain Hamenang, sejumlah pihak lain dikabarkan turut diamankan dalam OTT di Klaten tersebut.
Mereka disebut mencakup ajudan pribadi bupati berinisial BR serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.
Baca Juga: Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka: KPK Sita Rp 3,3 M, Kripto, dan Ratusan Logam Mulia
Pejabat yang disebut dalam informasi awal berasal dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), serta Inspektorat.
Namun, belum ada rincian resmi mengenai identitas seluruh pihak yang dibawa maupun jumlah orang yang diperiksa.
Dalam proses penindakan itu, petugas juga disebut membawa barang bukti setelah melakukan penggeledahan di rumah dinas bupati.
Meski demikian, belum tersedia keterangan terperinci mengenai barang bukti yang diamankan maupun kaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.
OTT Bupati Klaten ini, jika terkonfirmasi secara resmi, akan menambah daftar operasi penindakan KPK terhadap kepala daerah.
Dalam laporan CNNIndonesia.com, sejumlah kepala daerah yang pernah ditangkap melalui OTT.
Di antaranya, Bupati Sukoharjo, Bupati Pemalang, dan Bupati Bolaang Mongondow Utara. (*)
Editor : Almasrifah