KALTIMPOST.ID, Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pemantauan cuaca untuk hari Rabu, 21 Oktober 2026, mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Champi di Laut Filipina (sebelah utara Pulau Halmahera) yang bergerak menuju barat hingga barat laut.
Selain siklon tersebut, terpantau pula sirkulasi siklonik di barat laut Teluk Benggala yang berada di sebelah barat Aceh. Fenomena ini menciptakan area konvergensi dan perlambatan angin di sepanjang pesisir barat Aceh serta Laut Andaman, yang turut memicu pertumbuhan awan hujan.
Dampak dan Wilayah Potensi Cuaca Ekstrem
- Hujan Lebat dan Petir: Banda Aceh dan Tanjung Selor diprediksi menghadapi hujan disertai petir. Sementara itu, Pontianak berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang. Sejumlah wilayah di Sumatera seperti Medan, Padang, dan Jambi diperkirakan mengalami hujan ringan.
- Gelombang Tinggi dan Rob: BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di beberapa perairan Indonesia. Potensi banjir pesisir (rob) juga diwaspadai di Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
- Pertumbuhan Awan Hujan: Menurut prakirawan BMKG, Ranika, Siklon Tropis Champi memicu pertemuan angin (konvergensi) di Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Halmahera, pesisir utara Papua Barat hingga Papua, serta perairan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya sampai Papua.
- Peringatan Penerbangan: Pengguna transportasi udara diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat mengganggu penerbangan. Wilayah rawan awan Cb mencakup Samudra Hindia barat Aceh hingga wilayah Aceh sendiri, Sumatera Utara, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna, sebagian besar Kalimantan (Barat, Timur, Utara), Papua Tengah, hingga Papua Pegunungan.
Meskipun dinamika atmosfer di atas mendukung terbentuknya awan hujan di beberapa daerah, BMKG mencatat bahwa secara umum kondisi cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang bersifat lokal.
Editor : Ilmidza