Berhasil mengumpulkan total angkatan 505 kilogram saat bertanding di Venue Angkat Berat di Kompleks Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh pada PON XXI 2024, Senin (16/9), Widari berhak atas medali emas.
Dengan tambahan satu emas ini, Widari berhasil mencatat hattrick emas sepanjang keikutsertaan nya di Pekan Olahraga Nasional (PON). Dimulai dari PON Jawa Barat 2016, PON Papua 2021 dan PON Aceh 2024.
“Senang sekali bisa meraih emas ketiga kalinya (hattrick) di PON. Ini semua berkat kerja keras semua pihak, terutama pelatih dan juga pengurus Pabersi yang sudah support saya hingga sampai di titik ini,” ungkap Widari.
Lebih membanggakan, Widari pada pertandingan tersebut berhasil memecahkan rekor atas namanya sendiri di nomor angkatan bench press.
Pada edisi PON sebelumnya, Widari mencatat angkatan bench press seberat 125 kilogram. Di PON kali ini, Widari berhasil mempertajam rekornya menjadi 130 kilogram.
Dengan sederet prestasi tersebut, Widari yang usianya sudah memasuki kepala tiga mengaku belum berpikir untuk pensiun. Dia menegaskan bahwa akan tetap menekuni angkat berat selama dirinya masih dibutuhkan.
“Ga ada pikiran pensiun saya, selama masih kuat dan dibutuhkan, gass terus. Saya masih ingin bermain,” tukasnya. (don)
Editor : Almasrifah