Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

KONI Kaltim Tuntaskan Pelatihan Pelatih Fisik Level 1 Nasional Tahap Pertama

Rendy Fauzan • Senin, 11 November 2024 | 20:50 WIB
Devi Tirtawirya dari LP2O Lankor memberikan materi bagi peserta pelatihan pelatih fisik level 1 nasional tahap pertama garapan KONI Kaltim.
Devi Tirtawirya dari LP2O Lankor memberikan materi bagi peserta pelatihan pelatih fisik level 1 nasional tahap pertama garapan KONI Kaltim.

KALTIMPOST.ID - Tuntas sudah pelatihan pelatih fisik level 1 nasional tahap pertama garapan KONI Kaltim. Mereka yang berkompeten, berpeluang mengembangkan kemampuan di level 2 nasional.

Kegiatan yang terselenggara selama empat hari itu, tuntas Senin (11/11). Ditutup dengan seremoni di ruang rapat KONI Kaltim, Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda. Salah satu agendanya yakni penyerahan sertifikat kompetensi kepada dua cabang olahraga (cabor) sebagai simbolis. Yakni sepatu roda dan tarung derajat.

Dari 50 peserta yang diundang, hanya tenis meja yang tidak hadir. Itupun terkendala jadwal. Sebab, pada waktu bersamaan, mereka harus menghadiri kejuaraan nasional. “Jadi, mereka meminta ikut serta di pelatihan pelatih fisik tahap kedua yang akan dilaksanakan pada awal Desember,” jelas ketua panitia, Ego Arifin.

Ego pun mengapresiasi banyak pelatih muda yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selama ini mereka hanya mendengar solusi secara teori soal masalah daya tahan. Baru lewat pelatihan inilah mereka paham bagaimana teknik yang benar. “Mereka mengakui bahwa inilah yang benar,” jelas dia.

Atas tuntasnya pelatihan tahap pertama, Ego berterima kasih atas antusiasme peserta. Menurutnya ini adalah awal yang baik dalam membangun tim Kaltim yang berkualitas, menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara. “Kami juga berterima kasih kepada Dispora Kaltim yang memfasilitasi dengan menyediakan ruang latihan di GOR Bulu Tangkis di Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda,” ucap pria yang juga wakil ketua I KONI Kaltim itu.

Meski begitu, tidak semua peserta yang berhak mendapat label berkompeten. Dari pemaparan pemateri, ada 15 persen dari total peserta, yang belum dinyatakan layak sebagai pelatih fisik bersertifikat level 1 nasional. “Mereka tetap dapat sertifikat, tetapi belum bisa untuk naik ke level kedua,” jelas Ego.

Adapun nama peserta yang belum berkompeten, hingga kemarin, Ego belum menerima datanya. Ketika nanti mereka sudah menerima datanya, pihaknya akan membicarakan hal tersebut, agar mereka ikut serta lagi di pelatihan pelatih fisik level 1 nasional tahap kedua yang rencananya digelar pada awal Desember.

Menurut dia, kesinambungan pelatihan ini penting. Mengingat KONI Kaltim akan membuat standar, bahwa pelatih fisik yang bisa terlibat dalam skuad PON adalah mereka yang sudah mengantongi sertifikasi kompetensi level 2 nasional. “Jadi ini sekaligus memotivasi para pelatih untuk terus meningkatkan kompetensinya,” tuntas Ego. (*)

 

Editor : Ery Supriyadi
#Kompeten #nusa tenggara #pelatihan pelatih #KONI kaltim #fisik #PON XXII/2028