BALIKPAPAN – Menatap Porprov Kaltim VIII/2024 di Paser, KONI Balikpapan pun mulai mempersiapkan diri. Setelah menggelar rapat kerja (Raker) bersama pengurus cabang olahraga (cabor), beberapa poin pun telah dipersiapkan. Termasuk pembentukan Tim Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot).
Terkait ini, Sekretaris Umum KONI Balikpapan Hasbi Muhammad mengatakan pihaknya masih akan melihat kondisi dulu. Pasalnya, agenda Puslatkot juga terkait dengan pembiayaan. Jika memang Pemkot dalam hal ini dinas terkait bisa memfasilitasi itu, maka KONI Balikpapan akan segera membentuknya.
“Tetapi jika memang tidak ada anggarannya, maka kami akan lebih terfokus pada kebutuhan dasar saja. Seperti bagaimana persiapan peralatan tandingnya, fisik dan mental atlet,” ujarnya.
Sementara itu, Hasbi menyebut ada beberapa keuntungan yang bisa dipetik pada Porprov kali ini. Karena lokasi tuan rumah dan Balikpapan berdekatan, sehingga bisa jadi venue bakal terbagi di beberapa zona, yakni zona 1 Paser, zona 2 PPU, zona 3 Balikpapan.
“Kalau saat Porprov Berau ada empat cabor yang dipertandingkan di sini dan juara umum semua, semoga nanti Porprov Paser jumlahnya bisa lebih dari empat. Kami pun optimis bisa meraih hasil yang bagus,” tambahnya.
Soal pembagian zona itu, KONI Balikpapan disebutnya sudah intens berkoordinasi dengan tuan rumah. Yang mana juga berdasarkan saran KONI Kaltim kepada KONI Paser.
“Beberapa cabor seperti menembak, boling, squash dan biliar bisa jadi dilaksanakan di Balikpapan. Memang teman-teman cabor sudah banyak meminta Balikpapan saja, hanya nanti tetap tergantung pengprov
Keuntungan lainnya, sambung Hasbi, adanya perubahan regulasi Porprov. Di mana, ada peraturan batasan usia dan untuk peraih medali emas perorangan di PON yang tidak boleh main di Porprov lagi. Dengan itu, ada kesempatan bagi atlet pelapis dua untuk meningkatkan prestasinya.
Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa penentuan cabor untuk Porprov baru akan dibahas saat Raker Porprov. Yang rencananya bakal terlaksana antara Januari atau Februari.
“Jadi untuk menentukan cabor ini nanti, karena tuan rumah kan masih melihat pembangunan venue yang siap,” tuntasnya.
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Muhammad Ridhuan