KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tidak lama lagi, Pengurus Provinsi (Pengprov) E-Sports Indonesia (ESI) Kaltim akan membuat program berjenjang yang menawarkan karier profesional sebagai atlet e-football.
Untuk atlet yang selama ini hanya menjadi yang terbaik di rental gim, sudah saatnya mempertimbangkan untuk berkarier ke level yang lebih tinggi. Sebab, saat ini e-football tidak hanya dimainkan sebatas hiburan, namun levelnya sudah menembus internasional.
Melihat potensi besar tersebut, ESI Kaltim melalui Ketua Bidang Pengembangan Divisi E-Football Sujarwo Arif Widodo berencana menggelar kompetisi resmi. Nantinya, setiap atlet yang berada di bawah naungan ESI kabupaten/kota akan mendapatkan kesempatan berkompetisi secara online.
“Jadi kegiatannya itu dilaksanakan secara online, pesertanya saya harapkan dari semua ESI kabupaten/kota bisa berpartisipasi. Bentuknya liga, dan akan digelar selama empat bulan. Setiap 20 hari sekali mereka akan bertanding untuk mencari ranking,” terang Jarwo, sapaan akrabnya.
Jarwo menambahkan, nantinya ranking 1-10 akan mendapat kesempatan untuk kembali dipertandingkan secara offline di Samarinda. Hal ini dilakukan untuk mencari juara. “Karena ketika kita mainkan online, kita tidak tahu itu yang bermain apakah si atlet itu sendiri, atau ada jokinya. Untuk itu ranking 1-10 akan dipertemukan kembali secara offline untuk melihat kemampuan sebenarnya dari si atlet,” imbuh Jarwo.
Terkait jadwal pelaksanan, Jarwo mengatakan akan memnggelar pada akhir Januari atau awal Februari. Dirinya berharap agar kegiatan positif ini bisa melahirkan atlet andal di masa mendatang. “Saya sudah berkomunikasi dengan ketua harian ESI Kaltim, Pak Darwin Tandrin, beliau sangat tidak sabar untuk melihat program ini berjalan. Semoga ini bisa menjadi titik awal Kaltim dalam melahirkan atlet potensial,” tukas Jarwo. (*)
Editor : Ery Supriyadi