KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutai Kartanegara (Kukar) Thauhid Afrilian Noor merespons positif keinginan Bupati Edi Damansyah yang menginginkan agar tim sepak bola Kukar hanya diisi putra daerah.
Kepada Kaltim Post, Thauhid mengatakan dirinya akan menjalankan perintah tersebut dengan baik. Dia menegaskan, apa yang sudah ditorehkan oleh putra daerah di Porprov Berau, akan dilanjutkan di porprov berikutnya.
“Kami akan memenuhi apa yang menjadi instruksi dari Pak Bupati. Kami akan menyiapkan pemain asli Kukar untuk kembali berprestasi di porprov tahun depan di Paser,” ungkap Thauhid.
Untuk mencari pemain pemain terbaik putra daerah, Askab PSSI Kukar akan menggelar turnamen U-20 tahun ini di semua kecamatan.
“Nantinya kami akan bagi per zona, masing-masing tim terbaik di zona tersebut baru kami tandingkan di Tenggarong. Ini upaya untuk menjaring pemain berkualitas asli daerah untuk memperkuat tim Porprov Kukar,” imbuhnya.
Untuk itu, Thauhid meminta agar setiap klub di kecamatan yang ada di Kukar aktif melakukan pembinaan. Hal itu agar memudahkan Askab dalam mencari pemain. “Kuncinya ada di klub di level kecamatan, jika pembinaan berjalan baik pasti akan menghasilkan produk yang baik,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupat Edi Damansyah dalam sambutannya di acara kegiatan Pelantikan dan Ordinary Congress Askab PSSI Kukar 2025, Kamis (27/2), meminta pengurus baru Askab PSSI Kukar untuk memaksimalkan pemain lokal.
“Kukar ini luas, jadi tidak mungkin dari penduduk sebanyak ini tidak ada putra daerah yang punya kemampuan bagus di sepak bola. Di Porprov Berau sepak bola bisa dapat medali emas, jadi saya harap di kepengurusan ini bisa kembali meraih emas dengan pemain putra daerah 100 persen,” beber Edi.
Edi optimistis, jika pengurus Askab mau bekerja keras melakukan pemantauan secara adil di semua kecamatan, pasti akan ditemukan bibit berkualitas. “Yang penting semua mau bekerja, pasti ada di pelosok-pelosok Kukar ini pemain yang mumpuni,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi