KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Meski sudah memasuki Ramadan, skuad hoki Balikpapan tampaknya tak ingin berleha-leha. Mereka tetap menjalani latihan bersama di bulan ini.
Dikatakan Bendahara Pengkot Federasi Hoki Indonesia (FHI) Balikpapan Nur Asiah, walau pun saat ini mereka masih dalam masa jeda, tetapi hoki Balikpapan bakal berkumpul dalam waktu dekat.
Baca Juga: Minimalisasi Balap Lari Liar dengan Run Street Ramadan Kukar 2025, Dapat Sehat, Dapat Hadiah
“Saat ini memang belum mulai karena minggu pertama puasa, mungkin minggu depan kami akan melaksanakan latihan bersama,” kata dia.
Asiah menambahkan, selepas libur Lebaran mereka bakal mematangkan persiapan untuk membentuk kekuatan. Salah satunya, dengan diagendakannya turnamen hoki untuk skala Balikpapan.
Persiapan yang dilakukan tersebut, sambungnya, tak lepas dari kesiapan Balikpapan mejajaki panggung pra-porprov yang kabarnya bakal berlangsung pada Juli di Samarinda.
Baca Juga: Siap-Siap War Tiket! Begini Cara Amankan Tiket Indonesia vs Bahrain Sebelum Kehabisan
Terkait ini, Asiah mengakui kekuatan hoki Balikpapan bakal didominasi oleh para atlet junior. Ini berdasar pada ketentuan batas usia yang telah disampaikan oleh KONI Kaltim.
“Karena dari info yang beredar kan pakai batas usia maksimal 30 tahun, jadi kemungkinan besar akan mengandalkan atlet-atlet junior,” ungkapnya.
Sementara itu, tim hoki Balikpapan baru saja meraih prestasi gemilang pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Hoki Outdoor Junior U-18 se-Kaltim 2025 di Samarinda, akhir Februari lalu. Mereka sukses memboyong dua gelar, yakni juara di sektor putri dan runner-up dari sektor putra.
Wakil Ketua Pengkot FHI Balikpapan Yanto Septia Hadi menyatakan ajang tersebut memang jadi wadah seleksi Pengprov FHI Kaltim untuk persiapan kejurnas junior tahun ini. Sekaligus, jadi persiapan Balikpapan menatap Porprov Kaltim VIII/2026 Paser.
Baca Juga: Target Nasional, Kartanegara U-17 Tetap Genjot Latihan selama Ramadan
Dia menyebut beberapa atlet junior memang sudah diproyeksikan masuk ke tim senior untuk porprov.
“Karena selain aturan batas usia, juga ada regulasi terbaru yang tidak membolehkan eks PON main di porprov. Jadi kami akan mengandalkan kekuatan atlet-atlet muda,” tuntasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi