BALIKPAPAN – Dengan adanya keputusan Porprov Kaltim VIII/2026 di Paser, KONI Balikpapan mulai menghitung kekuatannya. Terlebih pada gelaran multi ajang empat tahunan tersebut, Balikpapan punya misi untuk menaikkan prestasinya.
Berdasarkan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim, sebanyak 68 cabor bakal dipertandingkan pada Porprov Paser. Di mana, 47 cabor dimainkan di Paser, dan sisanya bakal terhelat di PPU dan Balikpapan.
Terkait hal itu, Sekretaris Umum KONI Balikpapan Hasbi Muhammad mengaku pihaknya cukup optimis. “Jika ada cabor dimainkan di Balikpapan kita sangat optimis untuk targetnya,” ujarnya.
Kendati begitu, ia mengaku masih melihat peta kekuatan yang ada. Termasuk kesiapan cabor dalam mempersiapkan diri. Misalnya, apakah cabor tersebut mengalami keterbatasan atlet atau tidak potensi medali.
“Tentunya, Bidang Bimpres akan lakukan pemetaan terlebih dahulu, karena dipastikan apakah cabor yang dipertandingkan ada yang tidak bisa karena alasan tertentu,” ungkapnya.
Sebelumnya, Hasbi memang menilai ada beberapa keuntungan yang bisa dipetik pada Porprov kali ini. Karena lokasi tuan rumah dan Balikpapan berdekatan, sehingga bisa jadi pertandingan sebagian cabor terlaksana di Balikpapan.
Di sisi lain, ia berkata bahwa KONI Balikpapan sudah intens berkoordinasi dengan tuan rumah. Yang mana juga berdasarkan saran KONI Kaltim kepada KONI Paser.
“Beberapa cabor seperti menembak, boling, squash dan biliar bisa jadi dilaksanakan di Balikpapan. Memang teman-teman cabor sudah banyak meminta Balikpapan saja, hanya nanti tetap tergantung Pengprov masing-masing,” tandasnya.
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Muhammad Ridhuan