Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jadi Motivasi, Nur Asiah Berharap Dana Pembinaan Terus Dialokasikan bagi Atlet Berprestasi

Oktavia Megaria • Minggu, 16 Maret 2025 | 10:34 WIB

 

Atlet hoki Balikpapan bersiap menghadapi kejuaraan selepas Lebaran 2025.
Atlet hoki Balikpapan bersiap menghadapi kejuaraan selepas Lebaran 2025.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Penyaluran dana pembinaan dari KONI Kaltim yang dimulai pada Kamis (13/3/2025), cukup menjadi angin segar bagi para atlet.

Pasalnya, kerja keras mereka yang dikerahkan pada PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara (Sumut), mendapat apresiasi.

Baca Juga: 20 Pantun Nuzulul Quran 1446 H Berisi Makna dan Pesan, Gugah Semangat Baca Al-Qur’an

Seperti yang dirasakan Nur Asiah. Sebagai atlet hoki, dirinya. “Sangat senang dengan program ini, karena kami merasa diapresiasi sama pemerintah dan KONI Kaltim,” ucap perempuan yang saat ini masih aktif di cabang olahraga hoki.

Dia menambahkan, hal ini menjadi bukti bahwa mereka peduli dengan dunia atlet. Betapa kerasnya latihan yang dijalani untuk mendapat medali emas itu.

Baca Juga: Hatim Rahmat Berburu Cuan dari Baju Lebaran, Siapkan Koleksi Pakaian Muslim

Tentu saja, dana pembinaan bagi peraih emas di PON Aceh-Sumut lalu, membuat upaya mereka tak sia-sia. Dikarenakan ini jadi kali pertama dana pembinaan dibagikan, ia pun berharap program ini bisa terus berlanjut.

“Harapannya akan terus berlanjut, sehingga kami sebagai atlet makin semangat latihannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Asiah juga mengatakan bahkwa tim hoki Balikpapan tengah bersiap-siap. Sebab, mereka bakal segera melakoni kejuaraan selepas Lebaran.

Persiapan yang dilakukan tersebut tak lepas dari kesiapan Balikpapan untuk menjajaki panggung Pra Porprov. Yang mana kabarnya bakal berlangsung pada Juli mendatang di Samarinda.

Baca Juga: Dua Gol Kylian Mbappe Bawa Real Madrid ke Puncak Klasemen LaLiga 2024/2025

Terkait ini, Asiah mengakui, kekuatan hoki Balikpapan bakal didominasi oleh para atlet junior. Ini berdasar pada ketentuan batas usia yang telah disampaikan oleh KONI Kaltim.

“Karena dari info yang beredar kan pakai batas usia maksimal 30 tahun, jadi kemungkinan besar akan mengandalkan atlet-atlet junior,” tuntas Bendahara Federasi Hoki Indonesia (FHI) Balikpapan itu. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#nur asiah #Hoki Balikpapan #KONI kaltim #Dana pembinaan