KALTIMPOST.ID - SAMARINDA - Kriket Kaltim sedang dalam prestasi yang bagus. Itu setelah keberhasilan mereka meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara.
Tak ingin berpuas diri dengan apa yang telah diraih, Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim tetap berfokus membangun sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Terutama di sektor pelatih dan umpire (wasit) yang menjadi tulang punggung untuk melahirkan atlet berkualitas.
Baca Juga: Kepengurusan Ikasi Paser Terbentuk, Tambah Percaya Diri Menuju Porprov
Baca Juga: Andi Faizal Sofyan Hasdam Nakhodai IPF Kaltim, Berhasrat Jadikan Pickleball Cabor Andalan
Untuk itu, PCI Kaltim menurunkan dua pelatih dan dua umpire mengikuti pelatihan di Bali sejak 2 Mei lalu. Dua pelatih yang mengikuti pelatihan pelatih level 2 adalah M Haris dan Eka Fatmawati. Sedangkan dua orang yang mengikuti pelatihan umpire level 1 adalah Abdul Kadir dan Ariful Anam.
Kepada Kaltim Post, M Haris mengatakan bahwa di kriket ada empat level pelatihan pelatih. Saat ini, dirinya dan Eka sedang mengikuti level 2. Dia bersyukur karena bisa mengikuti pelatihan ini. Sebab ilmu yang didapat sangat bermanfaat. Terlebih pematerinya berasal dari Australia dan Selandia Baru.
"Tentunya sangat bersyukur karena bisa naik level satu tingkat. Semoga ilmunya bisa bermanfaat bukan hanya untuk kami berdua, tapi nanti akan kami bagikan kepada pelatih lain yang ada di Kaltim," ucap Haris.
Haris berterima kasih kepada KONI Kaltim atas support anggarannya untuk mengikuti pelatihan ini. "Kami berangkat berempat dengan biaya dari KONI Kaltim, saya sangat berterima kasih atas komitmen yang diberikan. Semoga ini bisa membuahkan hasil lebih baik untuk kriket Kaltim di masa depan," imbuhnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi