KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Proyek mencetak 1.000 pelatih fisik terus direalisasikan KONI Kaltim. Salah satunya dengan secara berkelanjutan menggelar pelatihan pelatih fisik level 1 nasional.
KONI Samarinda baru saja merampungkan pelatihan pelatih fisik level I nasional. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat KONI Kaltim itu ditutup Wakil Ketua I KONI Kaltim Ego Arifin, Ahad (12/5).
Pelatihan tersebut diikuti 65 peserta dari perwakilan cabang olahraga (cabor) dan 8 perwakilan Pusat Pelatihan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) Samarinda. Ego pada kesempatan tersebut menuturkan, KONI Kaltim berharap agar para peserta nantinya bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan.
Menurut Ego, peran pelatih fisik sangat penting bagi cabor. Bahkan dia menyebut, perannya tak kalah penting dari pelatih teknik. Dengan ilmu yang didapatkan dari pemateri andal, Ego berharap ke depan setiap cabor bisa memaksimalkan peran pelatih fisik.
"Pelatih teknik memang sangat penting, tapi peran pelatih fisik tidak kalah penting. Karena pengalaman kita di PON Aceh-Sumut, atlet Kaltim banyak masuk final tapi gagal. Rata-rata kegagalan mereka ditengarai kondisi fisik yang tak baik," ujar Ego.
Ego berharap sebelum berpikir jauh ke PON XXII/2028 Nusa Tenggara, terlebih dulu setiap pelatih fisik bisa bersaing untuk memberikan yang terbaik di Porprov Kaltim VIII/2026 Paser.
"Di Porprov nanti, saya berharap pelatih fisik ini bisa menunjukkan kemampuannya dalam mencetak fisik atlet yang mumpuni. Porprov ini jadi ajang bagi pelatih fisik untuk unjuk gigi," tegasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi