Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prestasi Pencak Silat Kaltim Harus Jadi Tradisi, Roadmap Jadi Kunci!

Rendy Fauzan • Minggu, 1 Juni 2025 | 14:31 WIB
SUSUN RENCANA: Raker jadi wadah Pengprov IPSI Kaltim menyusun program demi mewujudkan prestasi pencak silat Bumi Etam pada masa mendatang.
SUSUN RENCANA: Raker jadi wadah Pengprov IPSI Kaltim menyusun program demi mewujudkan prestasi pencak silat Bumi Etam pada masa mendatang.

SAMARINDA – Pencak silat jadi salah satu cabang olahraga (cabor) andalan Kaltim dalam meraih prestasi di berbagai ajang level nasional maupun internasional. Semua pihak pun berharap, kelak, capaian prestasi itu bisa menjadi tradisi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu perencanaan yang matang dan terukur demi memastikan pembinaan berjalan berkesinambungan. Sehingga, prestasi tak hanya berkilau di satu generasi.

“Buat roadmap-nya. Saya sudah minta ke semua cabor untuk melakukan hal yang sama. Untuk apa? Ini jadi panduan untuk bisa membangun prestasi cabor, salah satunya pencak silat. Bagaimanapun, pada akhirnya, bila pencak silat berprestasi, yang bangga adalah seluruh masyarakat Kaltim,” jelas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Hari Kesuma.

Pesan itu dia sampaikan ketika hadir dan membuka kegiatan rapat kerja Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim, Sabtu (31/5). Kegiatan terlaksana di ruang rapat sekretariat KONI Kaltim Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda.

Untuk urusan prestasi, pencak silat Kaltim memang sudah diakui nasional dan internasional. Di PON XXI/2024 Aceh-Sumut, pendekar Kaltim membawa pulang 2 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Kakak-beradik Iqbal Candra Pratama dan Dinda Nuraidha, mengharumkan nama Kaltim dengan raihan medali emas itu.

Nah, 1 perak dan 2 perunggu lainnya, dipersembahkan oleh pendekar yang dari sisi usia masih tergolong junior. Ini menjadi pertanda positif bahwa pembinaan di pencak silat berjalan optimal.

“Semoga pembinaan itu bisa dipertahankan. Sebab, saat ini kita menghadapi situasi darurat atlet. Harapannya dengan pembinaan yang dibangun sejak kini, bisa berbuah manis ketika kita kembali bersaing di PON XXII/2028 Nusa Tenggara, untuk mendukung misi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang menginginkan Kaltim finis di tiga besar pada ajang tersebut,” ucap Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras.

APRESIASI: Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyerahkan bantuan dari Pemprov Kaltim kepada perwakilan salah satu pengcab IPSI di Kaltim.
APRESIASI: Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyerahkan bantuan dari Pemprov Kaltim kepada perwakilan salah satu pengcab IPSI di Kaltim.

Melalui raker ini, Rusdi berharap, semua pihak bisa menyumbangkan pikiran demi memastikan pembinaan tetap berjalan. Muaranya, lahirnya talenta potensial prestasi untuk mengharumkan nama Kaltim di kancah nasional dan internasional. “Kalau untuk atlet muda, saya yakin sekali ada ribuan potensi itu yang siap ditemukan dan diasah menjadi andalan Kaltim pada masa mendatang,” tegas Rusdi.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengprov IPSI Kaltim Muslimin mengatakan, ajang ini menjadi momen berembuk untuk merancang program yang akan dilaksanakan pada masa mendatang. “Saya harap semua bisa memberi saran dan masukan untuk perkembangan dan kemajuan Pengprov IPSI Kaltim,” urai dia.

Untuk mengoptimalkan pembinaan, perlu organisasi yang baik. Karena itu, dia mengingatkan para pengurus cabor (pengcab) untuk bisa menertibkan organisasinya. “Yang masa kepengurusannya habis, segera dibentuk yang baru. Yang sudah terbentuk, segera sampaikan suratnya untuk dilantik,” tegasnya.

Pada raker tersebut, dilaksanakan pula pemberian bantuan peralatan latihan dan tanding dari Pemprov Kaltim melalui Pengprov IPSI Kaltim kepada 10 pengcab di Kaltim. “Dimanfaatkan dengan baik, agar prestasi pencak silat Kaltim bisa terawat,” ucap Agus Hari Kesuma. (rdh)

RENDY FAUZAN

Editor : Muhammad Ridhuan
#pencak silat #KONI kaltim #Rusdiansyah Aras