Adapun rincian penerimanya, yakni KONI Kaltim sebesar Rp 45,5 miliar dan Kwarda Gerakan Pramuka Kaltim memperoleh Rp 13,5 miliar. Sisanya, NPCI Kaltim senilai Rp 5 miliar, Bapor Korpri Kaltim Rp 4,25 miliar, KORMI Kaltim Rp 8,5 miliar, PBI Kaltim Rp 500 juta, dan POBSI Samarinda Rp 200 juta.
Terkait ini, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengimbau, agar organisasi dapat memanfaatkan dana yang diberikan akuntabel, transparan dan tepat sasaran.
“Yang paling utama ini bisa dipertanggungjawabkan. Di mana, langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan generasi muda provinsi Kaltim,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim harus tampil sebagai etalase prestasi dan karakter. Di mana, olahraga dan kepramukaan punya peran penting membentuk generasi emas 2045.
“Kaltim harus jadi pusat prestasi. Ini bukan sekadar anggaran, tapi investasi masa depan. Kami percaya kolaborasi adalah kunci,” tegas Rudy.
Sementara itu, Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma juga menegaskan pihaknya siap mengawal pengelolaan dana hibah agar berdampak nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah SK sudah diteken gubernur, penandatanganan hari ini juga dihadiri langsung oleh beliau. Ini sebagai salah satu syarat diamanatkan Pergub, tinggal teman-teman organisasi yang menggunakannya nanti seperti apa,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani