KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Mesin KONI Kutai Barat (Kubar) kembali dipanaskan. Selepas vakum cukup lama, kepengurusan baru kini dipaksa tancap gas demi mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Kaltim.
Kepastian itu ditandai dengan pelantikan Agus Herawan sebagai Ketua KONI Kubar, Senin (11/8/2025). Momen sakral itu berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat, dihadiri langsung Bupati Kubar Frederick Edwin, didampingi Ketua TP PKK Maria Christina Mozes Edwin dan Sekretaris Kabupaten Ayonius. Hadir pula Kepala Dispora Gamas Laden, Kepala Dinas Pariwisata FX Sumardi, jajaran Forkopimda, serta Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras.
Baca Juga: Tuan Rumah Bontang Juara Umum, Kejurprov Jujitsu Junior 2025 Jadi Momen Regenerasi Atlet
Pelantikan ini menjadi babak baru setelah Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) pada Juni lalu. Sejak saat itu, publik olahraga Kubar menaruh harapan besar agar prestasi yang sempat meredup bisa kembali bersinar.
Bupati Frederick Edwin menegaskan, pemkab siap memberi dukungan penuh. “Soliditas pengurus adalah kunci. Pemerintah akan selalu berada di belakang KONI untuk mendorong kemajuan olahraga Kubar,” tegasnya.
Nada yang sama disuarakan Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras. Ia mengingatkan pentingnya pembinaan organisasi yang sehat, diiringi komunikasi tanpa sekat dengan pengurus cabang olahraga (cabor). “Lupakan masalah masa lalu. Fokus ke program kerja. Semoga Kubar bisa kembali harum namanya di kancah provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Agus Herawan, yang kini memegang kemudi KONI Kubar, tak mau setengah hati. Ia berjanji merangkul semua cabor, dari yang populer hingga yang baru tumbuh. “Kami siap kerja all-out. Targetnya jelas: olahraga Kubar lebih maju, lebih berprestasi, dan bisa berbicara banyak di event provinsi hingga nasional,” tekadnya.
Baca Juga: Boyong Tujuh Medali di Kejurprov, Jujitsu Balikpapan Optimistis Tatap Pra Porprov
Tak hanya soal prestasi, KONI Kubar di bawah komando baru juga akan fokus pada pembinaan atlet muda, peningkatan fasilitas, dan penguatan manajemen organisasi. Semua ini diharapkan bisa memutus rantai ketertinggalan yang selama ini membayangi.
Dengan waktu yang tak banyak jelang berbagai agenda olahraga di Kaltim, mesin KONI Kubar kini benar-benar harus panas sejak start. Gaspol, tak ada rem. (*)
Editor : Ery Supriyadi