Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rudy Mas’ud Dukung Revitalisasi Perbasasi Kaltim, Bidik Prestasi Nasional hingga Internasional

Doni Aditya Haryono • Rabu, 20 Agustus 2025 | 19:10 WIB
Gubernur Rudy Mas’ud menerima audiensi Pengprov Perbasasi Kaltim yang dikomandoi Nidya Listiyono (kiri).
Gubernur Rudy Mas’ud menerima audiensi Pengprov Perbasasi Kaltim yang dikomandoi Nidya Listiyono (kiri).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Rudy Mas’ud tidak bisa lepas dari bisbol dan sofbol. Tak heran, jika Gubernur Kaltim itu memberikan perhatian khusus bagi olahraga yang berasal dari Amerika Serikat tersebut.

Suasana audiensi Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kaltim Rudy Mas’ud berlangsung cair. Dalam kesempatan tersebut, Rudy bertindak sebagai ketua Dewan Kehormatan Perbasasi Kaltim. Duduk bersama dalam pertemuan santai itu, hadir Ketua Umum Nidya Listiyono, Sekjen Noke Pattipawaej, dan Bendahara Umum Muhammad Reza Fadhillah Dja’far.

Nidya memaparkan progres revitalisasi organisasi yang kini sudah mencapai 80–90 persen. Fondasi mulai terlihat, dari hadirnya pelatih bersertifikat, munculnya atlet potensial di klub resmi, hingga kerja sama dengan SKOI Kaltim serta Akademi Softball Putri Dispora.

Perbasasi Kaltim saat ini membawahi klub di tujuh daerah. Di Balikpapan ada lima klub, Samarinda empat, Paser dua, Penajam Paser Utara tiga, Kutai Timur dua, Bontang dua, dan Kutai Kartanegara satu klub yang tengah menuju dua. Untuk aktivitas utama, Lapangan Palaran dipilih sebagai pusat kegiatan setelah Lapangan Segiri dibongkar. Arena peninggalan PON 2008 itu bahkan menjadi satu-satunya lapangan di Indonesia dengan diamond berstandar internasional.

Dari sisi perangkat pertandingan, Kaltim pun terbilang siap. Ada 10 umpire dan sepuluh scorer yang tersebar di daerah. “Bahkan bisa kami kirim ke level kejurnas. Terdekat, 24 Agustus nanti, kami gelar turnamen fun untuk anak-anak,” ujar Noke.

Tak hanya itu, Perbasasi juga mendorong adanya training ground di Sempaja agar lebih mudah diakses masyarakat. Sementara untuk peningkatan kapasitas pelatih, program Training of Trainer (ToT) dengan mendatangkan instruktur dari Jepang tengah dipersiapkan.

Dukungan penuh datang dari Rudy, yang pernah memimpin Perbasasi Kaltim pada periode 2017–2022. “Bibol-sofbol punya prospek besar. Revitalisasi ini harus berbuah prestasi, tidak hanya di level nasional tapi juga internasional,” tegasnya.

Dengan fondasi organisasi yang semakin kuat, fasilitas berstandar internasional, serta dukungan dari berbagai pihak, Perbasasi Kaltim optimistis mampu mengembalikan kejayaan sekaligus melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Rudy Mas ud #revitalisasi #Perbasasi Kaltim