Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kongres Luar Biasa Asosiasi Futsal Kota Balikpapan Kukuhkan Taufik Qul Rahman jadi Ketua Secara Aklamasi, Ini Janjinya...

Oktavia Megaria • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:54 WIB
TERPILIH: Taufik Qul Rahman nakhodai kepengurusan Afkot Balikpapan periode 2025-2029.
TERPILIH: Taufik Qul Rahman nakhodai kepengurusan Afkot Balikpapan periode 2025-2029.

BALIKPAPAN – Kepengurusan Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Balikpapan periode 2025-2029 resmi dinakhodai oleh Taufik Qul Rahman. Usai dirinya terpilih secara aklamasi dan dikukuhkan bersama para pengurus baru dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Platinum Balikpapan, Sabtu (23/8). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kaltim Adnan Faridhan.

Terkait ini, Taufik Qul Rahman menyatakan komitmennya dalam memajukan futsal di Balikpapan. Yang diakuinya, memang masih banyak menyisakan tugas berat, terutama dalam hal kedisiplinan.

“Melihat perkembangan sepakbola di Balikpapan, masih seperti benang kusut, khususnya soal kedisiplinan. Makanya untuk kepengurusan ini punya visi misi yakni membenahi dan memajukan, agar regenerasi bisa berjalan lebih baik lagi,” jelasnya.

Karena itu, dia berkata bahwa pihaknya bakal langsung tancap gas menyusun program-program pembinaan. Termasuk merutinkan kompetisi bagi atlet-atlet muda.

Tak hanya itu, Taufik menyebutkan salah satu program prioritas mereka ialah meningkatkan kualitas pelatih-pelatih lokal.

“Karena kami inginnya tidak ada lagi pelatih-pelatih bodong alias tidak berlisensi resmi. Jadi kalau ada pelatihan di pusat maupun daerah akan kami ikutkan pelatih dari Balikpapan. Bahkan mungkin sekalian kita gelar di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua AFP Kaltim Adnan Faridhan mengatakan, pengukuhan kepengurusan yang baru ini jadi momentum penting yang menandai semangat baru untuk pengembangan futsal daerah. Bukan hanya sebagai cabang olahraga (cabor) prestasi, tapi juga olahraga yang membina generasi muda agar sehat, berkarakter dan berdaya saing.

“Kami menaruh harapan besar pada kepengurusan yang baru, agar bisa memberikan dedikasinya dan membangun sinergi dengan semua unsur yang terlibat yakni pemerintah kota, KONI Balikpapan, klub-klub, pihak sekolah, hingga pencinta olahraga futsal,” katanya.

Dia melanjutkan, saat ini olahraga futsal mengalami penurunan intensitas kompetisi, bahkan hampir sepi peminat. Ditambah, dengan gencarnya perkembangan olahraga lain yang serupa, seperti mini soccer, boleh jadi penyebab pelan-pelan ditinggalkannya futsal.

“Ini PR kita bersama, untuk seluruh daerah di Kaltim, agar bisa mengangkat kembali futsal ini sebagai olahraga yang favorit dan digandrungi anak-anak muda di Kaltim, khususnya Balikpapan,” tutur Adnan.

Mewakili Pemkot Balikpapan, Kepala Disparpora Balikpapan Ratih Kusuma menyampaikan dukungan terhadap kinerja asosiasi ke depan. Dia menekankan, pentingnya menjaga kekompakan dalam kepengurusan serta merumuskan program kerja yang strategis dan terbaik untuk kemajuan bangsa. Termasuk pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi

Yang paling utama, sambungnya, menjalin kerja sama dengan pihak terkait. Oleh karenanya, ia mengajak semua pihak termasuk unsur pemerintahan kota dan pegiat futsal, bekerja sama demi kemajuan futsal Balikpapan.

“Semoga pembinaan olahraga futsal lokal bisa kontinu ditandai dengan banyaknya kompetisi di berbagai kelompok usia. Pemerintah kota Balikpapan juga mengapresiasi keikutsertaan empat atlet Balikpapan, yang memperkuat Kaltim di PON Aceh-Sumut lalu,” tuntasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#mini soccer #asosiasi futsal kota #balikpapan #kongres luar biasa