SAMARINDA - Inadrah salah satu atlet gulat putri Kaltim sudah lama tak terdengar kabarnya. Terakhir kali ibu dua anak itu main di PON Papua 2021 dan meraih perunggu. Setelah itu, dia vakum selama empat tahun untuk fokus bersama keluarga kecilnya.
Ya, setelah PON Papua Inadrah memutuskan rehat karena sedang mengandung anak kedua. Kini setelah masa rehat itu selesai, Inadrah kembali ke matras. Hasilnya, membanggakan. Inadrah meraih medali emas di nomor bebas putri. Di final Inadrah mengalahkan pegulat asal Medan, Sumatera Utara.
Dihubungi Kaltim Post, Inadrah mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan medali emas. Meski demikian, dirinya bersyukur setelah vakum empat tahun, masih bisa berkontribusi untuk Kaltim di usia yang tak lagi muda, 32 tahun.
"Alhamdulillah bersyukur sekali setelah empat tahun vakum akhirnya bisa naik matras lagi dan bisa dapat emas di Kejurnas. Ini berkat doa suami dan anak-anak di rumah," terang Inadrah.
Tak hanya meraih emas, Inadrah juga dinobatkan sebagai atlet putri terbaik dalam Kejurnas Piala Wali Kota Padang tersebut. Penghargaan tersebut dijadikan motivasi untuk lebih berprestasi lagi. Inadrah berkeinginan untuk bisa tampil di PON Nusa Tenggara 2028.
"Selama masih sehat dan masih mampu bertarung di matras dan dapat support suami, saya akan berusaha semaksimal mungkin di BK Pon dan insha Allah ingin tampil lagi di PON," pungkas Inadrah. (*)
Editor : Sukri Sikki