Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pekan Depan Kumpulkan Perusahaan, Wakil Wali Kota Bontang Siapkan Skema Pembelian Klub Sepakbola

Adhiel kundhara • Selasa, 23 September 2025 | 16:31 WIB
RINDU ATMOSFER STADION: Stadion Mulawarman dipenuhi penonton walau pun hanya menyuguhkan pertandingan sepakbola antar kelurahan.
RINDU ATMOSFER STADION: Stadion Mulawarman dipenuhi penonton walau pun hanya menyuguhkan pertandingan sepakbola antar kelurahan.

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG- Animo masyarakat Bontang untuk menyaksikan kompetisi sepakbola sangat tinggi. Terbukti di final kejuaraan PKT Cup Stadion Mulawarman dipadati penonton. Pemkot Bontang pun melihat keinginan masyarakat untuk memiliki klub sepakbola yang bertarung di kompetisi tertinggi.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris akan mengumpulkan seluruh perusahaan di kota Bontang pekan depan untuk membahas persiapan skema pembelian klub sepakbola. Langkah ini diambil sebagai solusi mempercepat pembentukan klub yang bisa berkompetisi di liga nasional, dibanding memulai dari liga paling bawah.

AH sapaan akrabnya mengungkapkan, dirinya mendapat mandat langsung dari Wali Kota untuk menghidupkan kembali dunia sepakbola di Bontang yang selama ini dirasa kurang mendapat perhatian serius.

Selain memberikan hiburan dan tontonan berkualitas bagi masyarakat, klub sepakbola juga diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pengusaha UMKM, perhotelan, hingga sektor transportasi.

"Rencananya saya akan mengajak seluruh perusahaan, termasuk perbankan dan retail seperti Alfamart, untuk duduk bersama menyatukan persepsi dan mendukung pembentukan klub ini. Demi kemajuan sepakbola dan ekonomi Bontang," kata AH.

Ia juga menegaskan bahwa opsi pembelian klub dari Liga 2 atau Liga 3 tengah dipertimbangkan. Ini sebagai alternatif agar Bontang tidak harus memulai dari Liga 4 yang memerlukan waktu panjang untuk naik kasta.

Selain pembentukan klub profesional, Pemerintah Kota Bontang juga akan membuka pusat pelatihan sepakbola di GOR Bontang Lestari bagi pemain usia muda. Program pembinaan atlet usia 16 hingga 17 tahun ini bertujuan menyiapkan talenta lokal yang berkualitas untuk berkompetisi di level nasional.

"Kita ingin membangun sistem berjenjang dari Sekolah Sepakbola (SSB), pra-klub, hingga klub profesional. Jadi, bibit-bibit muda bisa tersaring dengan baik melalui tiga tahapan seleksi untuk mendapatkan pemain berkualitas," ucapnya.

Agenda besar ini diharapkan dapat menghidupkan kembali atmosfer sepakbola di Bontang yang sempat meredup, seperti saat final pertandingan PKT Cup yang lalu, dimana tribun penuh sesak oleh penonton.

Program yang berkelanjutan, seperti PKT Cup dan Wali Kota Cup antar kelurahan, juga akan terus digalakkan untuk membangun semangat dan potensi atlet lokal sejak dini.

Diketahui Bontang dulu memiliki klub bertajuk PKT Bontang. Prestasinya pun cukup mentereng yakni runner-up Galatama 1990-1992 & 1992-1993. Bahkan di Liga Indonesia 1999-2000 juga menjadi peringkat kedua setelah di babak final takluk dengan PSM Makassar.

Pasca menjadi Bontang FC klub ini justru terjerembab hingga kasta terendah liga Indonesia. Harapan sempat tersirat ketika salah satu klub baru di Kota Taman yakni Bontang City FC berhasil menembus putaran nasional Liga 3. Tepatnya pada pada 2019 silam.

Kala itu Bontang City FC masuk dalam grup H. Bersama Perseta, Persemi, dan PSID. Sayangnya Bontang City FC berada di dasar klasemen. Hanya mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan.

Pasca itu belum ada klub yang mampu naik hingga putaran nasional. Saat ini klub di Bontang berlaga di Liga 4 Indonesia. (*)

Editor : Ismet Rifani
#stadion mulawarman #Bontang beli klub bola #Wakil Wali Kota Bontang #agus haris