KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Persiba Balikpapan gagal meneruskan tren positifnya di laga keempat Pegadaian Championship 2025/26. Usai tumbang pada laga kontra Kendal Tornado FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (6/9) sore.
Hasil itu didapatkan Kendal Tornado pada awal babak kedua, lewat gol milik Kushedya Hari Yudo. Kemudian, menyusul Diaz yang baru bergabung di pertengahan babak kedua, menyumbangkan gol di menit 85. Sayangnya, Persiba gagal membuat epik comeback hingga pertandingan berakhir dengan skor 2-0.
Atas hasil itu, Pelatih Persiba Balikpapan Muhammad Nasuha mengakui tim tuan rumah lebih impresif tampil di kandang sendiri. Sementara pihaknya bisa jadi sedikit kurang siap untuk menghadapi Tornado. “Itu adalah pelajaran yang bagus buat kami. Tentu ini kami jadikan evaluasi buat ke depannya untuk lebih baik lagi,” ujarnya.
Dia menilai, lini pertahanan kendal tampak lebih solid. Membuat anak asuhnya cukup kesulitan untuk menembus pertahanan mereka.
Tentu saja, sambungnya, tim sedikit kurang fokus sehingga membuat lawan bisa membobol gawang mereka. Selain itu, timnya juga kesulitan memberi tekanan kepada Kendal Tornado, yang memang lebih memberi tekanan sejak awal pertandingan.
“Yang pasti persaingan tentu akan lebih berat lagi ke depannya, tapi kami berusaha lebih baik lagi agar bisa memperbaiki posisi di klasemen,” ungkap Nasuha.
Sementara itu, gelandang Persiba Balikpapan Isfandyar berkata, hasil itu bukan yang diinginkan tim. Namun, ke depannya mereka juga tidak ingin kembali mengulang kesalahan yang sama. “Yang jelas kami akan terus berusaha, dan ke depannya akan lebih baik lagi,” pungkasnya.
Hasil itu membuat tim berjuluk Beruang Madu berada di peringkat 5 papan klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/26. Dengan mengantongi 6 poin dari 4 laga yang dilakoni. (*)
Editor : Dwi Restu A