Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Babak Kualifikasi Porprov Kaltim Cabor Angkat Besi dan Angkat Berat Pecah Rekor Peserta

Nasya Rahaya • Jumat, 17 Oktober 2025 | 15:03 WIB
PECAHKAN REKOR: Sebanyak 180 atlet angkat besi dari 9 kabupaten/kota ambil bagian di Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 di Samarinda.
PECAHKAN REKOR: Sebanyak 180 atlet angkat besi dari 9 kabupaten/kota ambil bagian di Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 di Samarinda.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2025 untuk cabang angkat besi dan angkat berat mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaannya. Kegiatan berlangsung di satu sasana di Samarinda, 16–22 Oktober 2025.

Ketua Panitia Hendra Radinal Ary melaporkan, sebanyak 180 atlet angkat besi dari 9 kabupaten/kota ambil bagian. Hanya Mahakam Ulu yang tidak mengirimkan atlet. Para lifter akan bersaing di 20 kelas pertandingan dengan komposisi 10 putra dan 10 putri, untuk memperebutkan posisi lima besar.

“Ini pertama kalinya jumlah peserta sebanyak ini. Ini menjadi ajang pembinaan atlet sebelum Porprov,” ujarnya.

Sementara itu, cabang angkat berat juga mencatat partisipasi tinggi dengan 140 atlet dari 7 daerah yang turun di 18 kelas pertandingan. Jumlah tersebut melampaui pelaksanaan sebelumnya, menunjukkan antusiasme besar dari daerah.

Ketua Umum PABSI Kaltim Agiel Suwarno, yang juga mewakili Ketua Pabersi Kaltim Abdul Rahman Agus, menyebut capaian ini menjadi sinyal positif perkembangan olahraga angkat besi di Bumi Etam.

“Kami cukup bangga, dari 10 kabupaten/kota, 9 sudah menyertakan atletnya. Ini pelaksanaan babak kualifikasi dengan peserta terbanyak,” ujarnya dalam sambutan.

Agiel mengakui Samarinda masih menjadi daerah paling menonjol dalam pembinaan angkat besi. Karena itu, PABSI Kaltim menargetkan penyempurnaan kepengurusan dan peningkatan sarana di seluruh kabupaten/kota.

“Kami berharap semua pengurus kabupaten dan kota memiliki sarana memadai sehingga kami bisa memberikan kontribusi alat-alat latihan,” ujarnya.

Ia juga menitip pesan kepada para atlet muda agar menjadikan BK sebagai titik awal pembuktian prestasi. “Berlatihlah dengan baik. Hargai pelatih, jaga alat dan mental, serta disiplin berlatih. Semua itu adalah pangkal kesuksesan,” pesannya.

BK ini akan menjadi dasar seleksi menuju Porprov 2026 di Kabupaten Paser, dengan kuota enam lifter per kelas. (*)

Editor : Duito Susanto
#angkat besi #angkat berat #Porprov Kaltim #babak kualifikasi