KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Suasana Balikpapan Tennis Stadium akhir pekan ini terasa berbeda. Deretan atlet muda tampak bersemangat menampilkan teknik terbaik mereka di atas tatami. Suara sorakan dan hentakan kaki menggema di arena, menandai kembalinya gairah kempo di Kota Minyak.
Di balik semarak itu, terselenggara Kejuaraan Kempo Antar Dojo se-Balikpapan yang berlangsung sejak 31 Oktober hingga 2 November.
Sebanyak 90 kenshi dari berbagai dojo di seluruh Balikpapan turun dalam kompetisi ini. Mereka beradu kemampuan di berbagai kategori, mulai usia dini hingga remaja.
Ketua Panitia, Made, menyebut ajang ini merupakan agenda rutin yang digelar Pengkot Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Balikpapan. Tujuannya tak hanya mempererat silaturahmi antar-dojo, tetapi juga menjaring bibit atlet potensial.
“Pesertanya memang lokal, tapi semangatnya luar biasa. Kami ingin menemukan talenta muda yang bisa berprestasi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Selain menjadi ajang uji kemampuan, turnamen ini juga berfungsi sebagai pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Paser. “Kebanyakan peserta masih belia, jadi ini kesempatan mereka belajar atmosfer kompetisi sesungguhnya,” tambah Made.
Kejuaraan ini akan ditutup pada Minggu (2/11/2025) setelah seremoni pembukaan resmi digelar pada Sabtu pagi. Harapannya, dari arena sederhana ini lahir atlet-atlet kempo Balikpapan yang mampu berbicara di level lebih tinggi. (*)
Editor : Ery Supriyadi