KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Semangat muda memenuhi Lapangan Sepak Bola, kompleks GOR Palaran, Samarinda. Sejak 4 November, ratusan atlet woodball dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Total ada 112 atlet yang turun di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junior sekaligus Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung hingga 9 November.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA) Kaltim, Hasbar Mara, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian penting dari pembinaan atlet muda.
Baca Juga: Hasanuddin Mas’ud Berpeluang Jadi Ketua TI Kaltim Secara Aklamasi
“Tujuan utamanya adalah pembinaan dan peningkatan prestasi sejak usia dini. Selain itu, ajang ini menjadi seleksi bagi atlet terbaik untuk mewakili Kaltim di Porprov Paser nanti,” ujarnya dalam sambutan pembukaan, Selasa (4/11/2025).
Kejurprov akan berlangsung selama dua hari, dilanjutkan BK Porprov selama empat hari berikutnya. Para peserta datang dari berbagai daerah: Balikpapan (36 atlet), Penajam Paser Utara (34), Kutai Kartanegara (36), Samarinda (36), Kutai Timur (33), Bontang (18), Kutai Barat (8), dan Paser (11).
Untuk kategori Kejurprov, terdapat 10 nomor lomba yang dipertandingkan, sementara 14 nomor lain diperebutkan di BK Porprov demi tiket menuju Porprov 2026. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari KONI Kaltim.
Baca Juga: Dicukur Jawa Barat, Kaltim Wajib Menang Dua Pertandingan Tersisa, Begini Penjelasan Rambo
Hasbar mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. “Wasit akan berdiri di posisi netral. Jadikan Kejurprov ini ajang mempererat persaudaraan antara atlet, pelatih, dan pengurus kabupaten/kota,” pesannya.
Ia pun berharap kompetisi ini menjadi momentum lahirnya generasi baru woodball Kaltim yang siap bersinar di level nasional. “Semoga hasil dari kejuaraan ini menjadi tolok ukur pembinaan atlet woodball ke depan,” tutup Hasbar. (*)
Editor : Ery Supriyadi