KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Semangat pembinaan dan sportivitas mewarnai pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Woodball Junior dan Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 di Samarinda. Ajang ini menjadi panggung penting bagi atlet muda Kaltim menunjukkan potensi terbaik mereka.
Wakil Ketua III KONI Kalimantan Timur, Firmanuddin Djafar, menegaskan bahwa Kejurprov bukan hanya soal perebutan medali, tetapi juga momentum pembinaan jangka panjang dan penguatan organisasi olahraga di daerah.
Baca Juga: Kaltim Siapkan Generasi Emas Woodball, 112 Atlet Berlaga di Kejurprov Junior
“Event ini menjadi momentum bagi kita untuk terus membina dan merekatkan organisasi serta prestasi. Dua hal ini tidak bisa dipisahkan,” ujar Firmanuddin saat membuka Kejurprov dan BK di Lapangan Sepak Bola, kompleks GOR Palaran, Samarinda, Selasa (4/11/2025).
Di tengah sorot mata ratusan atlet muda, Firmanuddin mengingatkan pentingnya pembinaan yang dimulai dari akar, yakni kabupaten dan kota. Menurutnya, AD/ART KONI telah mengatur bahwa setiap daerah wajib memiliki minimal dua klub aktif.
“Kalau pembinaan di tingkat bawah berjalan, maka kompetisi akan hidup. Dari situ lahir bibit unggul yang bisa mewakili Kaltim di ajang nasional dan internasional,” tuturnya.
Kaltim sendiri kini patut berbangga. Dua atlet woodball daerah ini sedang memperkuat Pelatnas, bukti nyata hasil pembinaan yang konsisten. “Ini menunjukkan kerja keras daerah tak sia-sia. KONI Kaltim tentu memberi apresiasi sebesar-besarnya,” tambahnya.
Namun, di balik prestasi, Firmanuddin menekankan nilai yang lebih penting: attitude dan sportivitas. Ia menegaskan bahwa kemenangan bukan segalanya dalam dunia olahraga.
Baca Juga: Hasanuddin Mas’ud Berpeluang Jadi Ketua TI Kaltim Secara Aklamasi
“Hormati keputusan wasit dan juri. Ekspresi boleh diluapkan, tapi tetap dalam batas wajar. Dari situ karakter atlet terbentuk,” katanya dengan tegas.
Ia juga menyoroti peran pelatih dan pembina agar tak bersikap egois terhadap atletnya. “Pembinaan itu kerja sama antara yang membina dan yang dibina. Kalau keduanya saling menghormati, prestasi pasti mengikuti,” ujarnya menutup sambutan.
Dengan nada optimistis, Firmanuddin berharap Kejurprov kali ini menjadi batu loncatan menuju Porprov 2026 di Paser. “Semoga dari ajang ini lahir banyak talenta baru yang akan mengharumkan nama Kalimantan Timur di masa depan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi