Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

KONI Samarinda Mulai Pembenahan Besar, Fokus ke Transparansi dan Tata Kelola Bersih

Nasya Rahaya • Senin, 10 November 2025 | 07:00 WIB
Wahyudi HS resmi memimpin KONI Samarinda periode 2025–2029. Ia berjanji membenahi tata kelola internal dan memperkuat koordinasi antar-cabang olahraga.
Wahyudi HS resmi memimpin KONI Samarinda periode 2025–2029. Ia berjanji membenahi tata kelola internal dan memperkuat koordinasi antar-cabang olahraga.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — KONI Samarinda tengah menyiapkan babak baru dalam pembinaan olahraga. Sebuah perubahan besar mulai dirancang untuk memastikan roda organisasi berjalan lebih profesional dan terbuka.

Langkah awal ini menandai arah baru kepemimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Samarinda periode 2025–2029. Dengan semangat reformasi, pengurus baru bertekad menata kembali sistem internal agar lebih transparan dan akuntabel.

Ketua KONI Samarinda, Wahyudi HS, menegaskan bahwa masa jabatan barunya akan difokuskan pada pembenahan tata kelola dan transparansi organisasi. Ia menyampaikan hal itu usai pelantikannya di Aula Kantor Bapperida Samarinda, Minggu (9/11/2025).

“Periode ini kami awali dengan semangat pembenahan internal. Semua diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas kerja,” ujar Wahyudi.

Ia menjelaskan, perbaikan akan menyentuh berbagai aspek, mulai dari evaluasi sistem kerja hingga penguatan sumber daya manusia. Selain itu, mekanisme koordinasi antar-pengurus dan antar-cabang olahraga (cabor) akan diperbaiki agar lebih efektif.

“Hal-hal sekecil apa pun akan kami bahas bersama. Kami ingin setiap pengurus memahami situasi organisasi dan ikut bertanggung jawab atas jalannya roda KONI Samarinda,” katanya.

Wahyudi menambahkan, pihaknya akan mencontoh sistem administrasi dan akuntabilitas KONI Kalimantan Timur (Kaltim) yang dinilai sudah tertata baik. Ia bahkan berencana melakukan kunjungan kerja ke KONI Kaltim untuk mempelajari manajemen organisasi dan pelaporan keuangannya.

Sebagai langkah awal reformasi, KONI Samarinda menerapkan pakta integritas bagi seluruh pengurus. Setiap anggota wajib menunjukkan loyalitas dan komitmen kerja nyata. Bagi yang tidak aktif atau tidak menjalankan tugas dengan baik, akan dievaluasi.

“Kami sudah membuat pakta integritas. Kalau ada yang tidak aktif atau tidak loyal, itu akan menjadi bahan evaluasi. Jumlah pengurus sekarang 87 orang, tapi nanti bisa direvisi sesuai kebutuhan dan kinerja,” tegasnya.

Ia menekankan, pengurus baru bukan hanya dituntut menjaga prestasi olahraga, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang bersih dan terbuka.

“Kami ingin semua berjalan secara akuntabel. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua masalah yang muncul harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya beban pengurus pucuk,” ujarnya.

Dengan semangat transparansi dan loyalitas, Wahyudi berharap KONI Samarinda dapat menjadi organisasi olahraga yang tidak hanya berprestasi di arena kompetisi, tetapi juga berintegritas dalam pengelolaan.

“Target kami bukan cuma mempertahankan gelar juara umum Porprov, tapi juga membangun organisasi yang kuat dan dipercaya,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#organisasi #KONI Samarinda #KONI kaltim #transparasi #porprov 2026