KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Semangat baru mulai terasa di dunia olahraga Kalimantan Timur. Dukungan, strategi, dan visi besar perlahan disusun untuk mengembalikan kejayaan salah satu cabang bela diri yang pernah harum di pentas nasional.
Dalam waktu dekat, arah baru itu akan ditentukan melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim 2025. Momentum yang dinilai krusial bagi kebangkitan prestasi.
Baca Juga: Hasanuddin Didukung Aklamasi, Dua Tokoh Taekwondo Kaltim Incar Emas PON
Calon kuat Ketua Umum TI Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyatakan tekadnya mengembalikan tradisi emasTaekwondo Kaltim ke level tertinggi.
“Tradisi emas harus kembali menjadi tradisi kita,” tegas Hasanuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim dan dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Benua Etam.
Pria yang akrab disapa Hamas itu menilai, kebangkitan olahraga tidak bisa hanya mengandalkan semangat, tetapi juga sinergi. Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci.
“Pokoknya kita harus berkolaborasi dan bersinergi dengan Dispora Kaltim serta KONI Kaltim. Anggaran kita sedang tidak baik-baiknya, jadi perlu ada prioritas dalam pembinaan,” jelasnya.
Hamas juga telah menyiapkan sejumlah langkah konkret. Salah satunya, program jangka pendek berupa pengiriman atlet ke pemusatan latihan nasional bahkan hingga ke luar negeri.
“Dalam waktu dekat, kami akan mengirim atlet ke Pelatnas dan juga ke Korea Selatan,” ujarnya, menegaskan keseriusannya meningkatkan kualitas dan daya saing atlet Kaltim.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyampaikan dukungan penuh terhadap misi dan visi Hasanuddin.
Menurutnya, KONI Kaltim saat ini telah menyelesaikan program kerja per bidang untuk 2026 serta menyusun road mapmenuju target tiga besar di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara.
“KONI sudah membuat program kerja bidang-bidang tahun 2026 dan peta jalan menuju tiga besar di PON 2028,” ujar Rusdi, begitu dia disapa.
Baca Juga: Bertandang ke Markas Persiba, PSS Sleman Bertekad Sapu Bersih Semua Laga
Ia menambahkan, efisiensi anggaran tetap menjadi fokus utama. Karena itu, KONI akan menetapkan skala prioritas pembinaan serta menentukan cabang olahraga unggulan.
“Kita sedang membuat kajian untuk menetapkan cabor unggulan. Fokusnya efisiensi dan hasil nyata,” pungkas Rusdi.
Sinergi antara calon pemimpin taekwondo Kaltim dan KONI ini diharapkan mampu menjadi titik balik bagi kebangkitan prestasi olahraga Kalimantan Timur di masa mendatang. (*)
Editor : Ery Supriyadi