KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – KONI Balikpapan menggelar Rapat Kerja Kota (Rakerkot) di Hotel Grand Tiga Mustika, Jumat (14/11). Dalam agenda yang dihadiri perwakilan cabang olahraga (cabor) tersebut, disepakati bahwa Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) akan terlaksana dalam dua hari lagi.
Ketua Karteker KONI Balikpapan Tommy Gozali menjelaskan, Rakerkot ini sebagai momen untuk menjalankan program kerja, termasuk membahas soal pemilihan ketua KONI Balikpapan yang baru.
“Balikpapan sebagai salah satu lumbung atlet di Kaltim. Makanya kita mesti menyiapkan atlet terbaik menuju Porprov,” ujarnya.
Terkait jadwal Musorkotlub, dia menyampaikan secara ideal jarak antara pelaksanaan raker dan musyawarah kota adalah dua minggu. Namun atas permintaan mayoritas peserta, jadwal musorkotlub akhirnya dipercepat. “Idealnya itu dua minggu, tapi karena permintaan peserta, ya kita laksanakan pada hari Minggu biar cepat tuntas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras memberi apresiasi dan terima kasih kepada tim karteker yang bekerja keras dan memastikan transisi kepengurusan berjalan lancar.
Dia juga berharap, ketua KONI Balikpapan yang terpilih nantinya merupakan sosok yang benar-benar peduli terhadap pembinaan atlet serta mampu membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah.
“Sebab pembinaan olahraga tidak mungkin jalan sendiri. Dukungan dari pemerintah sangat diperlukan, makanya ketua nanti harus mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah,” tekannya.
Mewakili Pemkot Balikpapan, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Muhaimin juga menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif dalam proses pemilihan ketua. Dikarenakan, agenda ini sebagai bagian dari kesinambungan KONI dalam mempersiapkan berbagai event olahraga besar.
Ia juga menyarankan agar musorkotlub dapat segera dilaksanakan, mengingat tiga agenda besar telah menanti, yakni BK Porprov, Popda, dan Porprov. Jika ditunda lagi, dikhawatirkan akan memakan waktu dan memengaruhi persiapan. “Jika memungkinkan regulasi dan ada kesepakatan peserta, segera dijadwalkan musorkotlub,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, ia berharap dapat merumuskan tata cara pelaksanaan musyawarah sesuai aturan. Sekaligus menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin baru yang mampu bekerja sama dengan banyak pihak.
“Kami berharap, dapat tercipta kepengurusan yang baru dan lebih solid sehingga pembinaan atlet bisa maksimal,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani