Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Balikpapan Tempel Bontang dan Samarinda dalam Perburuan Gelar Juara di Popda XVII 2025 Kaltim, Tambah Emas di Menembak dan Senam

Nugroho Pandu Cahyo • Minggu, 23 November 2025 | 21:53 WIB
APRESIASI: Kabid Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, M Norhan mengalungkan emas kepada Ilma Aisha di kategori Kyorugi -63 kg putri.
APRESIASI: Kabid Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, M Norhan mengalungkan emas kepada Ilma Aisha di kategori Kyorugi -63 kg putri.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Persaingan perebutan tahta juara umum Popda XVII/2025 Kaltim kian panas. Balikpapan, yang sejak awal disebut sebagai salah satu kandidat kuat, mulai menyalakan mesin perburuan emas.

Di hari ketiga, grafik performa kontingen Kota Minyak perlahan menanjak, menandai kebangkitan setelah sempat terseok di beberapa nomor unggulan.

Dari gelanggang menembak, suara ledakan peluru menjadi penanda tambahan tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu. Di arena panahan, Syidiq Raihan kembali menjadi sorotan.

Anak panahnya melesat presisi di nomor Compound Eliminasi Individu dan mengantar satu emas penting. Dua perunggu dari nomor beregu compound ikut mempertebal rasa optimistis kubu Balikpapan.

Sementara itu, dari Samarinda datang kabar manis: nomor artistik beregu putri di cabang senam mempersembahkan satu emas tambahan. Senyum para gymnast muda itu seakan menjadi pengingat bahwa peluang menuju puncak belum tertutup.

Hari makin malam, klasemen makin ketat. Hingga pukul 20.00 Wita, Balikpapan berada di posisi ketiga dengan koleksi 25 emas, 26 perak, dan 30 perunggu. Balikpapan hanya terpaut dua emas dari Bontang yang duduk di posisi kedua dengan 27 emas, sementara sang pemuncak klasemen, Samarinda masih menjaga jarak lewat 30 emas.

“Persaingan makin keras. Kita tidak bisa bergantung pada cabor tertentu saja,” ujar Kabid Olahraga Disparpora Balikpapan M Norhan, yang malam itu sempat menyerahkan medali emas kepada Ilma Aisha, jawara Kyorugi -63 kg putri. 

Norhan tidak menampik bahwa beberapa cabang olahraga gagal mengulang prestasi seperti di Popda Paser 2022. Namun ia menegaskan, masih banyak laga sisa yang bisa mengubah arah kompetisi. 

“Bulutangkis, panahan, menembak, renang, tinju, basket, senam, sepak bola masih punya potensi besar. Kami optimistis. Yang penting fokus. Peluang masih ada,” tutup Norhan. (fuu) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#panahan #menembak #senam #POPDA XVII #juara umum #emas #kaltim #balikpapan