Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

FAJI Kaltim Targetkan Perbaikan Venue Arung Jeram Mulai 2027, Fokus Tiga Sungai Potensial untuk Kejuaraan Tahunan

Nasya Rahaya • Jumat, 28 November 2025 | 19:12 WIB

Ekti Imanuel menerima bendera dari Ketua Umum PB FAJI Mayjen TNI Mar (Purn) Saud Tambatua.
Ekti Imanuel menerima bendera dari Ketua Umum PB FAJI Mayjen TNI Mar (Purn) Saud Tambatua.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pengembangan olahraga arung jeram di Kalimantan Timur memasuki fase baru. Sejumlah rencana peningkatan fasilitas mulai disiapkan untuk memperkuat pembinaan sekaligus menghidupkan kompetisi rutin di berbagai daerah.

Pada pertengahan prosesi pelantikan pengurus FAJI Kaltim masa bakti 2025–2029, Ketua Umum FAJI Kaltim, Ekti Imanuel, menegaskan bahwa program terdekat yang menjadi prioritas adalah peningkatan venue arung jeram di tiga daerah potensial: Kutai Timur, Paser, dan Kutai Barat. Ketiganya dinilai sudah memiliki alur sungai layak lomba, tetapi masih kekurangan fasilitas pendukung.

Ekti menyoroti kondisi akses menuju lokasi sungai sebagai masalah paling mendesak. Banyak jalur yang masih berbatu dan sulit dilalui, sehingga belum memenuhi standar penyelenggaraan kejurprov maupun event tahunan lainnya.

Baca Juga: FAJI Bidik Tiga Sungai Kaltim Jadi Magnet Sport Tourism Arung Jeram

“Olahraga arung jeram ini pasti berlaga di air, dan jalan menuju sungai biasanya kurang bagus. Minimal aksesnya harus disemenisasi, pinggir sungainya ada gazebo, toilet, dan kamar mandi. Itu wajib,” ujarnya saat memberikan sambutan di Aula Pusdiklat, kompleks Gelora Kadrie Oening , Samarinda, Kamis malam (27/11/2025).

Masuk pada penjelasan teknis perencanaan, Ekti menegaskan bahwa peningkatan venue belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Pembahasan APBD 2026 sudah rampung, sehingga anggaran baru bisa mulai didorong pada tahun berikutnya. “Kalau saya menjanjikan sekarang, itu namanya waluh. Realistisnya 2027 proses peningkatan venue bisa mulai dilakukan,” ungkapnya.

Dorongan pembenahan venue menjadi penting karena FAJI Kaltim menargetkan penyelenggaraan Open atau Kejurprov arung jeram setiap tahun. Dengan fasilitas yang lebih layak, kualitas pembinaan atlet diyakini dapat meningkat signifikan. Selama ini, prestasi Kaltim cukup bertumpu pada atlet-atlet dari Kutai Barat yang dikenal sebagai lumbung arung jeram provinsi.

Baca Juga: Fix Masuk Meja Menkeu Purbaya! Kenaikan Gaji PNS 2026 Bisa Terealisasi Asal 2 Syarat Ini Terpenuhi

“Sebagian besar atlet kita masih dari Kutai Barat. Harus diperluas. Pembinaan harus merata di semua kabupaten,” kata Ekti.

Ia juga menyebut pelantikan kepengurusan kali ini sebagai momentum bersejarah karena komposisi pengurus dinilai jauh lebih lengkap dan representatif dibanding periode sebelumnya. “Saya orang olahraga. Jiwa saya memang di olahraga. Sebagai putra Kaltim, saya harus berkontribusi di bidang apa pun,” ujarnya menutup sambutan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#FAJI Kaltim #venue #sungai #arung jeram