Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

131 Pendekar Wushu Kaltim Berebut Tiket Porprov, Siapa yang Lolos?

Nasya Rahaya • Jumat, 12 Desember 2025 | 19:14 WIB

Atlet wushu dari 10 kabupaten/kota termasuk Paser yang mendapat wild card siap tampil maksimal pada BK Porprov 2025.
Atlet wushu dari 10 kabupaten/kota termasuk Paser yang mendapat wild card siap tampil maksimal pada BK Porprov 2025.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Persaingan menuju Porprov Kaltim VIII 2026 Paser mulai memanas. Sebanyak 131 atlet wushu dari sembilan daerah di Kaltim turun gelanggang pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov cabor wushu yang digelar di GOR Latihan 1, kompleks Gelora Kadrie Oening, Jumat (12/12).

Para pendekar muda itu terbagi menjadi 72 atlet sanda dan 59 atlet taolu. Mereka berasal dari Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Berau, serta kontingen Paser yang mendapat wild card. Ajang kualifikasi ini berlangsung selama lima hari, mulai 11–15 Desember.

Baca Juga: Indonesia Lolos ke Playoff FIFAe World Cup 2025, Siap Tantang Brasil di Perempat Final

Di nomor sanda, panitia mempertandingkan tujuh kelas putra dan empat kelas putri. Sementara itu, nomor taolu menghadirkan enam kelas putra dan enam kelas putri. Seluruh kelas menjadi arena penting untuk mengukur kualitas para atlet muda Kaltim.

Ketua Pengprov Wushu Indonesia Kaltim, Abdul Rasyid, menegaskan bahwa BK merupakan panggung awal yang menentukan langkah atlet menuju Porprov 2026. Ia meminta seluruh peserta tampil penuh percaya diri dan mengeluarkan kemampuan terbaik.

“Ini momen untuk menunjukkan hasil latihan selama ini. Tampilkan kemampuan terbaik kalian, karena di sinilah penilaian awal menuju Porprov Paser,” ucapnya.

Menurut Rasyid, seleksi kali ini bukan semata persiapan Porprov, tetapi fondasi penting menuju jenjang lebih tinggi. Atlet terpilih nantinya akan diproyeksikan menuju Pra-PON hingga pembentukan tim Kaltim untuk PON XXII/2028 Nusa Tenggara.

Baca Juga: Ruang Ganti Memanas, Ketegangan Mohamed Salah di Liverpool dan Spekulasi Konflik dengan Pemain Baru

“Waktu kita masih panjang. Saya minta atlet terus berlatih, pelatih membimbing maksimal. Di PON Aceh–Sumatra lalu, Wushu Kaltim membawa pulang dua perunggu. Kita target emas di PON berikutnya. Harus bisa,” tegasnya.

BK Porprov menjadi arena awal yang menentukan masa depan wushu Kaltim di level nasional. Persaingan ketat sejak hari pertama sudah menunjukkan bahwa tiket Porprov 2026 tidak akan didapat dengan mudah. Atmosfer kompetisi pun diprediksi semakin panas hingga penutupan pada 15 Desember mendatang. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#atlet wushu #BK Porprov 2025 #Wushu Kaltim #Abdul Rasyid #Olahraga Kaltim