KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kaltim akhirnya bisa bernafas lega. Perjuangan keras agar bisa dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII/ Kaltim terbayarkan. Melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim, barongsai secara resmi dipertandingkan di Porprov tahun ini.
Sebelumnya tersiar kabar bahwa barongsai tidak dipertandingkan. Sehingga hanya 63 cabor yang akan dimainkan di Porprov. Namun demikian, perjuangan gigih pengurus FOBI Kaltim berbuah manis. Barongsai akhirnya menjadi cabor ke-64 yang akan dipertandingkan di multievent olahraga paling akbar di Bumi Etam tersebut.
Ketua FOBI Kaltim Alexander Sumarno mengaku lega setelah cabornya resmi dipertandingkan. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang turut memperjuangkan agar barongsai bisa dimainkan di Porprov.
"Lega sekali akhirnya barongsai ada di jajaran cabor yang dipertandingkan di Porprov. Terima kasih KONI Kaltim, PB Porprov dan semua yang sudah memudahkan jalan barongsai ke Porprov," ungkap Alex.
Lebih lanjut Alex mengatakan akan segera menghadap Binpres KONI Kaltim untuk melaporkan hasil BK Porprov. "Dari hasil BK Porprov kami ada tujuh daerah yang mengikuti. Nah apakah Ketujuh daerah ini bisa ikut semua atau harus ada yang dicoret, kami akan berkomunikasi dengan Binpres KONI Kaltim segera. Hasil dari pertemuan ini nantinya akan kami sampaikan ke pengcab," tukasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani