BALIKPAPAN – Andi Achmad Mutawally kini menakhodai kepengurusan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Balikpapan periode 2026–2030. Hal itu diputuskan usai dirinya terpilih secara aklamasi, dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di Hitam Manis Heritage, Jumat (9/1) sore.
Dengan itu, dirinya menggantikan Hasan yang telah menakhodai PASI Balikpapan selama dua periode. Terpilihnya pria yang akrab disapa Andi Welly ini, diharapkan membawa angin segar bagi kemajuan atletik Kota Minyak, khususnya dalam menghadapi agenda besar olahraga daerah dan nasional.
Usai rapat, Andi Welly menyatakan bahwa langkah awal kepengurusannya akan difokuskan pada konsolidasi internal. Dalam waktu 30 hari ke depan, pihaknya akan merangkul seluruh atlet, pelatih, dan klub yang bernaung di bawah PASI Balikpapan.
“Kami akan menyapa dan berkoordinasi dengan seluruh atlet dan pengurus. Kami juga akan menjalin komunikasi dengan klub-klub lari di Balikpapan, agar setiap event lari, dapat bersurat dan mendapat rekomendasi,” jelas Welly.
Selain itu, ia juga menekankan kolaborasi lintas sektor. Termasuk menggandeng bapak angkat dan program corporate social responsibility (CSR) yang dapat mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Begitu pula soal prestasi, Welly menargetkan peningkatan perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Paser. Terlebih, dari Porprov sebelumnya, PASI Balikpapan hanya menembus lima besar perolehan medali.
“Ke depan, kami berharap bisa menjadi lumbung atlet di Kaltim,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian Pengprov PASI Kalimantan Timur, Herdy Setyabuwono, mengapresiasi pelaksanaan Muskot PASI Balikpapan yang tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi meski hanya diikuti satu kandidat.
“Saya tekankan, meskipun calon tunggal, seluruh proses harus tetap sesuai AD/ART. Mekanisme organisasi harus dijalankan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan. Selain Porprov 2026 di Kabupaten Paser, agenda besar lain seperti Babak Kualifikasi (BK) PON juga sudah menanti.
Balikpapan, kata dia, selama ini cukup membanggakan di level provinsi. Kepengurusan baru tentu harus solid, tidak ada kubu-kubu lagi.
“Semua harus bekerja bersama demi prestasi Balikpapan dan Kaltim. Atlet yang lolos nantinya akan membawa nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.
Editor : Muhammad Ridhuan