KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Dari waktu ke waktu, prestasi kriket Kalimantan Timur terus menunjukkan tren positif. Puncaknya, cabang olahraga ini sukses meraih medali emas perdana pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh–Sumut.
Namun, capaian prestasi tidak pernah bersifat abadi. Atlet bisa mengalami penurunan performa karena faktor usia maupun dinamika pembinaan. Kesadaran inilah yang menjadi perhatian Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim, Ismail.
Menurut Ismail, kunci menjaga prestasi terletak pada pembinaan yang berkelanjutan dan program yang saling berkesinambungan. Ia mengakui, fondasi yang dibangun kepengurusan sebelumnya sangat berperan dalam kesuksesan kriket Kaltim saat ini.
Baca Juga: Fantastis! Anggaran Proyek Sekolah Rakyat di Samarinda Capai Rp 247 Miliar, Ini Peruntukannya...
Prinsip keberlanjutan itu pula yang diharapkan Ismail dapat diterapkan di tubuh KONI Kaltim, terutama menjelang berakhirnya masa kepengurusan yang dipimpin Rusdiansyah Aras.
Ismail menilai, pemimpin KONI ke depan harus memahami dunia olahraga sekaligus memiliki kemampuan manajerial dalam pengelolaannya. Kepemimpinan yang tepat diyakini akan berpengaruh langsung terhadap arah pembinaan dan prestasi daerah.
“Pastinya kami berharap KONI ke depan dipimpin oleh mereka yang betul-betul memahami dan peduli dengan olahraga,” ujar Ismail.
Saat ditanya figur yang layak melanjutkan estafet kepemimpinan, Ismail menilai Rusdiansyah Aras masih pantas memimpin KONI Kaltim. Terlebih, dalam aturan AD/ART, seorang ketua masih memiliki peluang menjabat hingga dua periode.
“Kami di PCI berpikir, ketua umum sekarang masih layak memimpin empat tahun ke depan,” tegas Ismail, didampingi Ketua Harian Pengprov PCI Kaltim, Andi Iriyadi.
Ismail juga menyoroti visi dan misi KONI Kaltim yang dinilainya jelas. Dalam rapat kerja provinsi sebelumnya, Rusdiansyah Aras disebut telah memaparkan roadmap pembinaan yang relevan dengan kondisi terkini, termasuk penyesuaian akibat pemangkasan anggaran.
Baca Juga: Gubernur Rudy Mas'ud: Diplomasi Setir Kiri dan Asa Jalan Mulus Kaltim
“Dari situ terlihat beliau punya visi yang jelas dan saya kira layak diberi kesempatan lagi,” jelasnya.
Terkait pernyataan Rusdiansyah Aras yang sempat menyampaikan tidak ingin maju kembali, Ismail menyatakan menghormati sikap tersebut. Meski demikian, ia menilai keberlanjutan kepemimpinan tetap dibutuhkan agar program yang sudah berjalan tidak terputus.
“Harapan kami beliau tetap maju kembali. Apalagi ke depan kita akan menghadapi porprov, sebaiknya ada keberlanjutan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi